Raker Paguyuban Rektor PTN Se – Jawa Timur Gubernur Jatim Berharap Saran Akademisi

- Jurnalis

Selasa, 6 Agustus 2019 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah Indra Prawansah di dampingi Ketua Paguyuban Rektor Se Jawa Timur Moh. Hasan bersama Rektor UTM, Moh. Syarif

Gubernur Jatim Khofifah Indra Prawansah di dampingi Ketua Paguyuban Rektor Se Jawa Timur Moh. Hasan bersama Rektor UTM, Moh. Syarif

Bangkalan, (regamedianews.com) – Paguyuban 11 Rektor dan Wakil Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Jawa Timur melaksanakan Rapat Kerja (Raker) di lantai 10 Gedung Rektorat Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Selasa (6/8/2019).

Kesebelas PTN tersebut antara lain Universitas Trunojoyo Madura (UTM), UIN Maulana Malik Ibrahim, Universitas Jember (Unej), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.

Rektor UTM, Muh. Syarif, mengatakan Rapat kerja Rektor dan wakil Rektor PTN se-Jawa Timur sebenarnya rapat rutin tiga bulanan yang memang mengusung tema bagaimana bisa memberikan kontribusi terhadap pemerintah daerah dan pemerintah Jawa Timur.

“Selain itu, kegiatan – kegiatan sesama perguruan tinggi yang bisa di integrasikan bersama. termasuk rencana menindak lanjuti program yang sudah pernah digagas yaitu program KKN bersama di pulau Mandangin”, katanya.

“Sebagaimana yang saya sampaikan dalam forum itu tadi bahwa seharusnya daerah itu sudah memetakan masing masing daerah yang potensinya luar biasa, termasuk perguruan tinggi yang kaitannya dengan pengembangan klaster, seperti yang di UTM, ditugas dalam bidang garam dan jagung,” ujarnya.

Sehingga demikian, hal tersebut menjadi program PTN Se -Jawa Timur untuk mendorong percepatan terhadap potensi yang ada di daerah itu atau bisa menjadi potensi masing masing perguruan tinggi.

Baca Juga :  Tiga Warga Sumenep Dapat Santunan Dari BPJS Ketenagakerjaan

“Seperti sekarang UTM di tunjuk sebagai leader garam. Dengan begitu mungkin PTN perguruan tinggi yang lain bisa juga berkolaborasi bersama UTM”, ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban PTN Jawa Timur Moh. Hasan, mengatakan, Rapat Kerja (Raker) tersebut merupakan agenda rutin dilaksanakan oleh Paguyuban Negeri Jawa Timur. Dengan tujuan untuk membangun silaturahim yang solid, antar PTN Jawa Timur. Disamping itu, kegiatan tersebut juga untuk mencari solusi – solusi permasalahan yang dihadapi pemerintah Daerah.

“Tadi Gubernur sudah menyampaikan petaannya dan nanti kami bisa mensuportnya karna yang jelas jangan sampai dengan adanya perguruan tinggi ini masyarakat tidak sejahtera”, terangnya.

Karna perguruan tinggi itu dibangun di sesuatu daerah diharapkan bisa berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Seperti kampus UTM di bangun di Madura dan itu tepat dan kalau mengambil fokus dengan permasalahan terkait yang ada di Madura misalnya jagung dan garam,” kata Rektor Universitas Jember (Unej).

Langkah yang dilakukan kampus UTM, menurutnya harus terus di dukung, dan pihaknya juga mensuport dimana yang harus bisa di bantu.  namun yang jelas langkah pilihan atau putusan yang diambil oleh PTN adalah solusi daerah yang sudah dipikirkan.

“Tinggal sampaimana prosesnya dan hasilnya seperti apa. Dan saya bangga kepada UTM, luar biasa, mudah mudahan semakin bisa terus berlanjut memberikan pelayanan kepada masyarakat Madura”, tambahnya.

Pada dasarnya, paguyuban rektor Se – Jatim tersebut mendorong Provinsi Jawa Timur yang betul betul mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga :  195 Personel Siap Amankan Mudik Lebaran di Sampang

“Itu konsen kami bersama, oleh karna itu, bagaimana kami akan terus mensuport pemerintah daerah.makanya sinergitas itu perlu pemetaan masyarakat sehingga kita bisa masuk yang mana”, paparnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indra Prawansah, mengatakan, Kami dari Pemprov Jawa Timur berharap sangat setelah selesai berembuk itu nyekrup.

“Jadi saya selalu membangun format rembuk, lalu nyekrup, kami sedang melakukan finalisasi dari PR ketika Perda RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) sudah dibahas di kementerian dalam negeri ada beberapa yang harus kami melakukan penajaman.  kemudian Renstra juga sedang disingkronkan dan RKBD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) juga sedang di singkronkan”, kata Khofifah kepada awak media.

Sebelum kita juga akan menyampaikan RAPBD ke DPRD Jawa Timur maka kita ingin ditasheh oleh para akademisi sebagai perguruan tinggi di Jawa Timur teruma yang ada di dalam paguyuban perguruan tinggi negeri.

“Tentu kami juga ingin mengundang dari perguruan tinggi swasta untuk bisa memberikan pengayaan karna ini relatif RPJMD kami sudah selesai perda, sudah selesai ke Kemendagri”, katanya.

Kemudian, ini juga berseiring dengan program unggulan pemprov antara lain program gratis berkualitas (TisTas) yang diharapkan nanti.

“Kalau anak ini lulus SMK, diharapkan nanti memiliki skilleber, tidak lagi seperti sekarang tingkat pengangguran terbuka justru tertinggi pada lulusan SMK”, pungkasnya. (sfn/tdk)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB