Kapolres Sampang Akan Tindak Tegas Warga Yang Buat Ricuh dan Bawa Sajam Saat Pilkades

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2019 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sampang (AKBP. Didit Bambang Wibowo Saputra).

Kapolres Sampang (AKBP. Didit Bambang Wibowo Saputra).

Sampang, (regamedianews.com) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sampang bakal segera digelar, tapatnya pada Kamis tanggal 21 November 2019. Sebanyak 38 Desa yang mengikuti ajang pesta demokrasi tersebut.

Namun, dalam hal ini bakal menjadi tantangan tersendiri bagi aparat keamanan, yakni Kepolisian Resort Sampang. Mengingat, saat pelaksanaan Pilkades tidak luput dari kericuhan, lantaran adanya perbedaan pilihan antar sesama pendukung Calon Kepala Desa (Cakades).

“Mulai dari tahapan dan pelaksanaan Pilkades, jika ada yang membuat situasi tidak kondusif, memprovokasi dan membuat kericuhan kami akan melakukan tindakan penegakan hukum”, tegas Kapolres Sampang, AKBP. Didit Bambang Wibowo Saputra saat dikonfirmasi melalui jejaring telepon selulernya, Senin (11/11/2019).

Baca Juga :  Perwakilan Fraksi DPRD Bangkalan Diperiksa Bawaslu

Didit juga mengintruksikan kepada masyarakat, jika melihat atau mengetahui seseorang yang membawa senjata tajam (sajam), saat tahapan maupun pelaksanaan Pilkades segera laporkan kepada pihak kepolisian setempat, karena hukum sifatnya objektif bukan subjektif, tentunya bakal dilakukan ranah-ranah hukum.

“Apabila nanti kami menemukan langsung ada yang mebawa sajam akan kami amankan. Selain itu, kami bakal update terus perkembangan Pilkades, mulai dari tahapan hingga pelaksanaan Pilkades nantinya. Harapan kami Pilkades serentak di Kabupaten Sampang berjalan lancar, aman dan kondusif”, ungkapnya.

Baca Juga :  10 Pejabat Bakal Divaksin Covid-19, Termasuk Bupati Bangkalan

Lebih lanjut Didit mengatakan, aparat keamanan yang bakal dikerahkan kurang lebih 1000 personel. Untuk masing-masing Pilkades yang dinilai rawan bakal disiagakan 30 personel, sementara untuk desa yang aman disiagakan 5 personel.

“Selama menjelang pelaksanaan Pilkades, kami lebih mengedepankan kegiatan yang humanis, seperti safari sholat jum’at dan subuh ke masjid-masjid juga khotmil qur’an, tujuannya agar masyarakat memahami tentang demokrasi Pilkades. Selain itu, saya juga update terus permasalahan kecil yang ada di desa, agar dapat meminimalisir situasi tidak kondusif”, pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya
Curanmor Mendominasi Kriminalitas di Sampang

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:49 WIB

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Kamis, 1 Januari 2026 - 08:08 WIB

Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: dua pelaku curanmor inisial AA dan ZA tengah diperiksa penyidik Satreskrim, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Dua Bandit Motor Asal Camplong Berhasil Diringkus

Kamis, 1 Jan 2026 - 08:08 WIB