Transparansi Pemdes Gili Anyar Dalam Penyaluran BLT Dana Desa

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2020 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Gili Anyar (Masdali) didampingi Forkopimcam saat menyalurkan BLT Dana Desa kepada warga yang sakit.

Kepala Desa Gili Anyar (Masdali) didampingi Forkopimcam saat menyalurkan BLT Dana Desa kepada warga yang sakit.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Pemerintah Desa Gili Anyar, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, mulai merealisasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2020 kepada warga miskin yang terdampak Covid-19.

“Realisasi perdana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kami menghadirkan Muspika, Babinsa, Babinkamtibmas dan pihak Bank Jatim,” ujar Kepala Desa Gili Anyar Masdali, di balai desa setempat, Selasa (19/5/20).

Dengan menghadirkan unsur Muspika tersebut, kata Masdali, sebagai wujud ketransparanan pihaknya selaku Pemerintah Desa Gili Anyar terhadap masyarakat dalam penyaluran BLT Dana Desa, ditengah pandemi Covid-19.

“Adanya bantuan Pemerintah baik berupa BLT DD, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST), kami menganjurkan agar warga tetap bersyukur atas bantuan tersebut. Meski, dalam aturannya bagi penerima BPNT maupun bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tidak dapat menerima BLT DD,” terang Masdali.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Gunung Rancak Audiensi Ke Kejari Sampang

Oleh karena itu, lanjut Masdali, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan guna menyambung hidup para warga dengan penuh semangat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mengingat saat ini jumlah pasien positif Corona di Bangkalan semakin bertambah.

“Mengenai mekanismenya, ada beberapa catatan yang perlu kami datangi secara door to door kerumah warga. Misalnya seperti warga penerima BLT DD yang sedang sakit menaun, didatangi langsung oleh pihak Bank Jatim sebagai penyalur, sedangkan kita adalah penyelenggara,” tandasnya.

Baca Juga :  Polres Sampang Panggil Terlapor Penganiaya Risma

Pria yang menjabat sebagai Wakasekjen Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Bangkalan ini juga menghimbau warga agar tetap waspada dan berharap agar musibah Covid-19 ini berakhir cepat, agar pemerintah serta masyarakat dapat bersinergi dan beraktivitas seperti semula.

“Semoga dengan adanya BLT Dana Desa bisa mengurangi beban masyarakat dan tidak menimbulkan fitnah. Karena semua warga desa Gili Anyar tidak bisa tercover dalam BLT Dana Desa. Kami berhati-hati dalam menyalurkan bantuan ini, karena khawatir terjadi tumpang tindih dengan bantuan sosial lainnya,” pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB