Berawal Dari Miras, Seorang Pria Di Bolmut Jadi Korban Pembacokan

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2020 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban mengalami luka bacok dibagian bahu kiri.

Korban mengalami luka bacok dibagian bahu kiri.

Bolmut, (regamedianews.com) – Penganiyayaan pembacokan kembali terjadi di Desa Tombulang Pantai, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Di hari yang penuh dengan perdamaian ini, bisa berkumpul bersama keluarga untuk saling bermaf maafan. Namun nasib malang yang menimpa bapak LL (46 th), justru menjadi korban pembacokan.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek dibagian punggung belakang, korban saat ini sementara perawatan dirumahnya. Sementara Pelaku RO (30 th) saat ini sudah di amankan di polsek pinogaluman. Minggu (24/5/2020)

Kepala desa Tombulang Pantai Heti Blongkod menjelaskan, peristiwa itu berawal dari minuman keras, sambil membahas dana BLT.

Baca Juga :  Semangat Kemerdekaan, Inspirasi Membangun Sumenep

“Awalnya korban ini, minum minuman keras bersama teman-temannya dan membahas mengenai dana BLT, entah bagaimana ceritanya, pelaku ini pulang kerumahnya kemudian dia balik lagi ketempat kejadian itu sudah membawah barang tajam dan langsung membacok korban,” ujar Kades.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Pinogaluman, Aipda Budi Satrio, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut.

“Kejadian tersebut berawal sekitar pukul 17.00 WITA, dan saat ini pelaku sudah kami amankan di polsek untuk menghindari amukan masa atau pihak keluarga korban, jadi untuk penanganan lebih lanjut akan di itrogasi karena korban saat ini masih dalam keadan mabuk jadi sehingga sulit untuk mendapatkan keterangan yang jelas dari korban,” jelas Budi Satrio.

Baca Juga :  Agustus 2018, Jumlah Penderita HIV/Aids di Sumenep Capai Sekian

Ia pun menambahkan, kronologis kejadianya itu belum jelas, karena kemarin itu saat kami ke TKP bersama kadus dan sangadi bahwa saksi-saksi tersebut mengatakan mereka tidak melihat kejadian tersebut mereka berada di dalam rumah saat kejadian.

“Maka dari itu, menjadi kesulitan kami di kampung ini, padahal waktu di TKP itu banyak mereka disitu namun seakan akan masyarakat tidak mau memberikan keterangan lebih, sedangkan barang bukti parang pun kami tidak temukan seola mereka sembunyikan,” tandasnya. (SM)

Berita Terkait

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terbaru

Caption: Satreskrim Polres Sampang menyerahkan kerangka manusia yang sudah teridentifikasi ke pihak keluarga di RSUD dr.Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polres Sampang Dalami Motif Kematian Fauzen

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:32 WIB