Satu Pasien Positif Covid-19 Asal Sumedang Meninggal Dunia

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2020 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Sumedang || Rega Media News

Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengabarkan salah satu pasien positif virus Covid-19, warga Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, yang berinisial A (54) telah meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri mengatakan, kasus yang dialami daerahnya merupakan kasus pertama. A meninggal dunia di ruang isolasi RSUD Sumedang, Senin (27/7/2020) kemarin dini hari pukul 23.45 Wib.

Baca Juga :  Melalui MOI, Media di Tiga Kabupaten Madura Siap Tingkatkan Mutu Wartawan

“Innalilahi wainnaIlaihirojiun, telah meninggal dunia, pasien Covid-19 yaitu pasien inisial A umur 54 tahun,” ujar Iwa, Selasa (28/7/20).

Setelah itu, kata Iwa, jenazah langsung dipulasara dan akan dimakamkan di wilayah tempat tinggal A di Kecamatan Paseh dengan mengikuti prosedur Covid-19.

Pasien positif Covid-19 ke-18 ini merupakan kasus pasien pertama yang meninggal di Sumedang. Ia menyebutkan, A diketahui swab test positif Covid-19 pada Jumat (24/7/2020) malam.

Baca Juga :  Tim DPL KKN Tematik Sumenep Mengajak Para Guru Sekolah Dasar atau Sederajat Memperbaiki Pembelajaran Dengan PAKEM dan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Madura

Sejak saat itu, A langsung dijemput tim gugus tugas untuk dirawat di ruang isolasi RSUD Sumedang. Iwa menuturkan, profesi A sebagai pedagang berjualan selama sebulan di Jakarta, lalu kembali ke Sumedang pada 1 Juli 2020.

“Setibanya di Sumedang dari Jakarta itu, A mengeluh sakit sesak napas, batuk, pilek, dan demam,” ungkap Iwa. (dias/agil)

Berita Terkait

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terbaru

Caption: Camat Sampang Aminullah menyampaikan sambutan dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Selasa, 3 Feb 2026 - 07:18 WIB

Caption: Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi didampingi Kasi Humas Ipda Agung Intama, saat diwawancara awak media, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Terekam CCTV, Maling Motor Penjaga Warung Madura Ditangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 22:56 WIB

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sumenep tunjukkan barang bukti kasus pembunuhan pria bersarung berinisial M, (sumber foto. Polres Sumenep).

Hukum&Kriminal

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 18:41 WIB