Nanang Latif: Mohinggito Jangan Terlalu Didramatisir

- Jurnalis

Sabtu, 16 Januari 2021 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Gorontalo Utara (Nanang Latif).

Aktivis Gorontalo Utara (Nanang Latif).

Gorontalo Utara || Rega Media News

Munculnya informasi terkait penutupan aktivitas Pulau Mohinggito di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), diminta oleh aktivis Nanang Latif agar jangan terlalu didramatisir.

Sebab menurutnya, yang dimaksud oleh Pemda Gorut itu, tidak menutup Pulau Mohinggito atau melarang masyarakat berkunjung ke pulau itu, akan tetapi yang dihentikan adalah aktivitas pemerintah daerah Gorut, dalam hal ini aset-aset pemda yang digunakan di pulau tersebut.

Baca Juga :  Ketua NU & Ketua Muhammadiyah Jatim Doakan AHY Sukses Dalam Pemilu 2024

“Karena Pulau Mohinggito merupakan zona konservasi dan juga pengelola hari ini belum mengantongi izin pengelolaan. Sehingga, Pemda Gorut menghentikan aktivitas aset pemda di pulau itu berdasarkan atas teguran dari pemerintah Provinsi Gorontalo,” ujar Nanang, Sabtu (16/1/21).

Kemudian lanjut Nanang, sampai hari ini tidak ada larangan dari Pemda Gorut bagi masyarakat untuk berkunjung di lokasi pulau tersebut. Sehingga apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat Ponelo yang profesinya sebagai taksi laut itu tidak akan pernah terjadi.

Baca Juga :  Polres Sampang Terima Reward Dari Kapolri

“Pemerintah yang mana menginginkan rakyatnya kehilangan penghasilan. Jika ada larangan bagi masyarakat tidak dibolehkan atau dilarang ke Pulau Mohinggito, maka kami akan berada di garda depan untuk melawan Pemda Gorut,”tegas Nanang. (SN)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB