Warga Madura Demo Pemkot Surabaya Protes Tes Swab di Suramadu

- Jurnalis

Senin, 21 Juni 2021 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan masyarakat Madura tampak antusias melakukan aksi demo tujuan ke kantor Walikota Surabaya.

Ratusan masyarakat Madura tampak antusias melakukan aksi demo tujuan ke kantor Walikota Surabaya.

Bangkalan || Rega Media News

Warga Madura bergerak melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Walikota Surabaya, memprotes kebijakan Walikota Surabaya Eri Cahyadi, terkait dugaan diskriminatif kebijakan penyekatan test swab di pintu keluar Suramadu sisi Surabaya, Senin (21/06/21).

Warga Madura bergerak menuju kantor Walikota Surabaya sekitar pukul 09:00 Wib dari wilayah Bangkalan. Massa sebagian menggunakan mobil truck dan mobil pribadi. Terlihat juga warga menggunakan kendaraan sepeda motor sendiri.

Baca Juga :  Ini Penjelasan Ketua KPU Sampang Terkait Coretan C1 di Situng

Pantauan regamedianews.com, massa aksi sempat melakukan orasi dipintu masuk tol Suramadu. Dalam orasinya, Korlap aksi meminta massa diminta mematuhi protokol kesehatan dan menjaga ketertiban umum.

Diketahui, Pemerintah Kota Surabaya sejak tanggal 06 Juni 2021 lalu telah mengeluarkan kebijakan penyekatan dengan test swab terhadap warga Madura yang hendak masuk ke wilayah Surabaya.

Baca Juga :  Pemdes Banyuates Salurkan BLT Dana Desa Tahap II Kepada 152 Penerima

Tes swab di pintu masuk Surabaya tersebut mendapat tanggapan miring dari warga Madura. Pasalnya, akibat test swab tersebut mengakibatkan kepanikan masyarakat Madura dan menimbulkan kemacetan yang panjang. 

Tak hanya itu, disisi ekonomi, masyarakat Madura menganggap kebijakan pemkot surabaya itu melumpuhkan ekonomi masyarakat Madura. Karena akibat kebijakan Diskriminatif banyak warga Madura yang kehilangan pekerjaan yang setiap hari wara wiri surabaya Madura.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB