DLH Sampang Enggan Sebut Merek Compactor Seharga Rp 1,5 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 30 Juni 2021 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang.

Sampang || Rega Media News

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat menganggarkan belanja pengadaan Compactor senilai Rp 1,5 miliar, Selasa (30/06/21).

Kepala DLH Kabupaten Sampang, Faisol Ansori mengatakan, Compactor tersebut harganya sesuai dengan kapasitasnya. Yakni, 6 M³ (Meter Kubik).

Walaupun, kapasitasnya itu lebih kecil dari armada yang sudah ada di DLH. Tapi, sangat barangnya dibutuhkan karena memang penggunaannya efektif.

Baca Juga :  Aktivis Pendidikan Madura Apresiasi Kinerja Polri Tingkatkan Kepercayaan Publik

“Armada pengangkut sampah yang ada saat ini kondisinya sudah tidak sehat. Sehingga, Compactor yang baru nantinya akan digunakan di kawasan kota saja, karena penanganannya di kota belum maksimal. Sementara armada yang lain mau digeser ke kawasan Pantura,” ujarnya.

Saat ditanya terkait merek Compactor yang dianggarkan Rp 1,5 miliar tersebut, pihaknya enggan menyebutkan tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga :  Mahfud MD Kunjungi Kampung Halamannya di Madura

“Mohon maaf, saat ini kami belum bisa menyebutkan merek 1 unit Compactor tersebut. Tapi, kami tetap memilih barang yang terbaik,” imbuhnya.

Sementara pantauan di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Sampang, proses tender pengadaan Compactor senilai Rp 1,5 miliar sudah selesai digelar dan dimenangkan PT Groen Indonesia jalan Panjang Jiwo 46-48/Ruko Panji Makmur D7 Surabaya.

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB