Soal Pelecehan Jurnalis, Ketua PWS Angkat Bicara

- Jurnalis

Senin, 13 September 2021 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Persatuan Wartawan Sampang (Abdus Salam).

Ketua Persatuan Wartawan Sampang (Abdus Salam).

Sampang || Rega Media News

Maraknya pemberitaan dugaan pelecehan profesi jurnalis, oleh oknum mengaku pemilik Hotel Semilir, di Sampang, Madura, mendapat kecaman keras Ketua Persatuan Wartawan Sampang (PWS), Abdus Salam.

“Melecehkan profesi jurnalis adalah perbuatan tidak terpuji. Jika mengacu pada kronologis, jurnalis tersebut sudah sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ),” ujar Abdus Salam, Senin (13/09/21).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang juga sebagai ketua team Jurnalis Elit Paling Mokong (Jrengkong) ini menegaskan, KEJ mengatur, dalam melaksanakan tugasnya, jurnalis haruskan memverifikasi fakta dan konfirmasi.

“Wajib konfirmasi kepada pihak-pihak yang relevan. Namun, salah satu jurnalis dari salah satu media tersebut malah mendapat dugaan pelecehan profesinya,” ujar Abdus Salam.

Baca Juga :  RTLH Milik Warga Desa Lahar Jadi Sasaran TMMD Wilayah Kodim Pati

Pihaknya mengaku menyesalkan atas sikap oknum yang mengaku pemilik hotel di Sampang itu, dengan ucapan tertulis melalui pesan WhatsApp yang dinilai merendahkan jurnalis.

“Seharusnya saat dikonfirmasi oleh awak media ditanggapi dengan baik, bukan melecehkan apalagi sampai menghalangi. Karena, kami sebagai jurnalis dilindungi UU Pers Nomor 40 tahun 1999,” terangnya.

Tak hanya itu, kata Abdus Salam, dugaan pelecehan profesi jurnalis dapat dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Kendati demikian, pihaknya berharap semua element menghormati tugas jurnalis.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Pamekasan Optimis Raih Predikat WBK

“Terlebih, dugaan pelecehan tersebut dilakukan orang berpendidikan. Karena, awak media tidak akan konfirmasi jika tidak ada dasar kuat dan nara sumber yang jelas,” ucapnya.

Sementara, dikutip dari salah satu media, oknum mengaku pemilik Hotel Semilir inisial DM tersebut membantah melontarkan ucapan tidak menyenangkan dan dinilai melecehkan profesi jurnalis.

“Saya gak tau soal itu pak, mungkin teman saya ya yang sering iseng itu. Makanya itu, saya mau ngajukan hak jawab. Gimana caranya pak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 12:02 WIB

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Jumat, 28 November 2025 - 08:38 WIB

Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB