Antisipasi Bencana, Forkopimda Sampang Siapkan Peralatan

- Jurnalis

Senin, 25 Oktober 2021 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Forkopimda Sampang saat mengecek kesiapan personel dan peralatan bencana.

Caption: Forkopimda Sampang saat mengecek kesiapan personel dan peralatan bencana.

Sampang || Rega Media News

Menghadapi datangnya musim penghujan tahun ini, Polres Sampang menggelar apel pasukan dan peralatan dalam rangka mengantisipasi bencana alam tahun 2021 di Sampang, Madura.

Apel pasukan yang dipimpin langsung Forkopimda tersebut, sambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dibacakan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Senin (25/10/21).

H. Abdullah Hidayat menyampaikan, sejak tahun 2020 bangsa Indonesia dihadapkan pada berbagai bencana baik alam maupun non alam, berupa pandemi Covid-19.

“Sehingga dalam penanganan bencana tersebut, selain memperhatikan faktor evakuasi korban bencana alam juga harus memperhatikan faktor protokol kesehatan, agar dalam penanganannya tidak menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19,” tuturnya.

H. Abdullah Hidayat juga menyebutkan, dari data BPBD Jawa Timur bahwa mulai tanggal 1 Januari sampai tanggal 19 Maret 2021 telah terjadi 258 bencana banjir, 5 bencana angin kencang.

Baca Juga :  Organisasi Kesehatan Bangkalan Tolak Pengesahan RUU Omnibus Law

“Selain itu, 2 kejadian puting beliung dan 1 kejadian tanah longsor yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda yang berdampak pada kehidupan 36.805 kepala keluarga,” terangnya.

Melihat besarnya ancaman bencana alam hidrometeorologi tersebut, maka kita perlu meningkatkan kewaspadaan terlebih saat ini akan memasuki musim penghujan.

“Data dari BMKG, wilayah Jawa Timur akan memasuki penghujan pada bulan november dan puncaknya pada bulan januari sampai Februari tahun 2022,” jelasnya.

Bahkan, untuk musim penghujan saat ini dimungkinkan mengalami peningkatan intensitas curah hujan, dikarenakan adanya pengaruh badai La Nina yang memicu peningkatan curah hujan 20 sampai 70%.

Baca Juga :  DPRD Pamekasan: Dirgahayu Republik Indonesia Ke-80

H. Abdullah Hidayat saat meninjau kesiapan perlengkapan dan peralatan mengantisipasi bencana mengatakan, apel gelar pasukan antisipasi bencana alam merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap menghadapi musim hujan.

“Apel ini dilaksanakan untuk mengantisipasi kejadian bencana alam, sekaligus mengecek kelengkapan alat serta mengecek kesiapan personel, agar siap sedia apabila terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Sampang,” ujarnya.

H. Abdullah Hidayat juga mengatakan Forkopimda Sampang dan seluruh stake holder lainnya sudah siap menghadapi datangnya musim penghujan tahun 2021.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tenang dan tidak panik menghadapi datangnya musim hujan di tengah Pandemi Covid-19. Masyarakat diharapkan selalu mematuhi protokol kesehatan dan menyukseskan vaksinasi Covid-19,” pungkasnya.

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB