Oknum Nakes di Sampang Sindir LSM Lewat Story WhatsApp

- Jurnalis

Senin, 25 Oktober 2021 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: screenshot sindiran oknum nakes Puskesmas Karang Penang terhadap LSM, melalui story WhatsApp pribadinya.

Caption: screenshot sindiran oknum nakes Puskesmas Karang Penang terhadap LSM, melalui story WhatsApp pribadinya.

Sampang || Rega Media News

Bijak dalam bermedia sosial dan tidak membuat curahan hati (curhat) yang menyinggung perasaan orang lain itu lebih baik, tidak seperti yang dilakukan oknum Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Karang Penang, Sampang, Madura.

Diduga karena gerah adanya pemberitaan di salah satu media online, terkait kurangnya lampu penerangan di Puskesmas, oknum nakes inisial KL tersebut melontarkan sindiran dan kalimat tidak pantas melalui story WhatsAppnya.

Dalam storynya, ia menulis jika LSM saat ini, padam listrik beberapa jam sudah komplain dan membuat berita yang negatif. Namun, jika matahari padam selamanya akan komplin kepada siapa.

“LSM SKRG. Lampu mati hanya beberapa jam saja. Sdah komplen sana sini buat brita yg tidak2. Coba klo matahari padam selamanya dia mau komplen ke siapa?”. tulisnya.

Selain itu, dalam storynya oknum nakes tersebut juga menulis, kenapa tidak males yang membuat berita seperti itu. Tidak seimbang dengan dosanya, bikin jengkel. Dikira tenaga kesehatan hanya disuruh jaga lampu.

Baca Juga :  IKA UTM Dilantik, Berkomitmen Bentuk Fakultas Kedokteran

“Mak tak taoh sengkah se agebei berita ngan jiyyah. Tak eppok ben dusanah. “Mak nek ngunek kelluh. Ereken Nakes reyyah kun soro ro ajegeh lampu ngara,” tulisnya dengan logat bahasa Maduranya.

Menanggapi hal itu, saat dikonfirmasi Kepala Puskesmas Karang Penang Hartono memastikan, jika pihaknya sudah melaksanakan fungsinya sebagai atasan dengan melakukan pembinaan terhadap oknum nakes tersebut.

“Sesuai kapasitas dan kewenangan kami, kemarin sudah kami panggil dan kami tegur. kami juga sudah melakukan pembinaan,” ujar Hartono dikutip dari salah satu media, Senin (25/10/21).

Menurutnya, oknum nakes tersebut bukan Aparatur Sipil Negara yang diberitakan, akan tetapi masih berstatus magang. “Dia anak magang, sudah saya panggil dan sudah menghapus story di WhatsApp-nya,” ucapnya.

Baca Juga :  Eksistensi PT. BJA Diapresiasi Wabup Pohuwato

Terpisah, aktivis Lumbung Informasi Rakyat (Lira) DPC Kabupaten Sampang, Sudar mengatakan, pola pembinaan terhadap oknum nakes tersebut gagal.

“Maka, perlu dilakukan evaluasi agar tidak terjadi kegagalan berikutnya. Ini sudah mencoreng citra Kesehatan,” ujar Sudar kepada awak media.

Menurutnya, Kepala Dinkes dan KB Sampang yang baru sebaiknya tracking terhadap jajaran yang seperti itu. “Tegas saja, agar tidak terulang lagi,” tandas Sudar.

Ia menyayangkan, perilaku tidak elok oknum nakes yang menulis status di story WhatsApp pribadinya. Sebab, nakes sangat dihormati dan dihargai di tengah masyarakat.

“Hal itu harus diperhatikan oleh semua kalangan bidan. Kalau menulis status hendaknya yang bermanfaat bagi diri dan orang lain. Jangan terkesan anti kritik seperti itu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB