Puluhan Warga Geruduk Kantor DPMK Keerom

- Jurnalis

Senin, 22 November 2021 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: puluhan warga saat mendatangi kantor DPMK Keerom.

Caption: puluhan warga saat mendatangi kantor DPMK Keerom.

Keerom || Rega Media News

Puluhan warga dari Kampung Yammua Arso 6, Distrik Arso Barat, beramai-ramai mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom, Papua, Senin (22/11/2021).

Tujuan kedatangan puluhan warga ini, untuk mengajukan protes terhadap hasil penjaringan Bakal Calon (Balon) pemilihan Kepala Kampung Yammua Arso 6, yang dinilai tidak transparansi oleh sejumlah Balon dan para pendukungnya.

Hal ini seperti yang diungkapkan salah satu Balon, Efradus Bosayur, kepada regamedianews.com, saat usai mengikuti aksi protes tersebut, di Kantor DPMK Kabupaten Keerom.

“Kami ini sudah mengikuti tes tertulis pada tanggal 5 November 2021, yang menjadi tuntutan kami sekarang ini, kami meminta hasilnya, nilai hasil tes. Sampai sekarang hasil tes itu belum sampai di kami 7 bakal calon ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perkara Pencabulan Anak di Sampang Menonjol

Ia menjelaskan, dalam surat Bupati Keerom, nomor 141.2/2196/Bup, tentang Hasil Seleksi Tertulis Bakal Calon Kampung Yammua Distrik Arso, tidak disebutkan dengan jelas siapa Balon yang digugurkan dan diloloskan ke tahap selanjutnya.

“Tetapi dinyatakan di dalam keputusan panitia kepala kampung ini, bahwa nomor satu sampai dengan nomor 5, dinyatakan lulus dan nomor 6 sampai 7 dinyatakan gugur,” jelasnya.

Diharapkannya, nilai hasil tes tertulis diserahkan kepada seluruh Balon, dan surat Bupati Keerom tentang hasil penjaringan tes tertulis pada 5 November 2021, diperjelas siapa yang digugurkan dan diloloskan ke tahap selanjutnya.

“Saya pribadi mengharapkan hasil test itu harus ada, supaya kita tidak berbuat hal-hal yang tidak diinginkan kita semua. Kalau hasil tes itu sudah kami terima, maka kami akui itu. Bahwa, kami gugur dan hasil tesnya ada. Kami minta surat Bupati itu harus jelas, agar kami mengerti,” tutupnya.

Baca Juga :  Mantan Camat Kedungdung Sebut Kasi Pemerintahan Terlibat Pemotongan Dana Desa

Sementara itu, Plt. Kepala DPMK Kabupaten Keerom, Arbian Siagian, saat diminta klarifikasi hal ini menerangkan, semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat itu, akan ditindaklanjuti oleh pihaknya ke Bupati Keerom.

“Masalah puasnya seseorang itu relatif, tapi apapun ceritanya, ini birokrasi pemerintahan, aspirasi itu harus kita dengar. Nanti yang mereka minta itu, nanti kita sampaikan kembali ke Pak Bupati,” ungkapnya.

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB