RSD Ketapang Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit Gratis

- Jurnalis

Sabtu, 8 Januari 2022 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Plt Direktur Utama RSD Ketapang (dr. Juan Zenniko Setiadi, Sp.An) saat memberikan paket bantuan kepada salah satu pasien.

Caption: Plt Direktur Utama RSD Ketapang (dr. Juan Zenniko Setiadi, Sp.An) saat memberikan paket bantuan kepada salah satu pasien.

Sampang || Rega Media News

Sebagai wujud kepedulian Rumah Sakit Daerah (RSD) Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar Bakti Sosial (Baksos) operasi bibir sumbing dan celah langit secara gratis bagi bayi dan anak-anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSD Ketapang dr. Juan Zenniko Setiadi, Sp.An mengatakan, baksos operasi bibir sumbing dan celah langit dilaksanakan secara gratis ini, ada syarat dan ketentuan yang harus terpenuhi oleh calon pasien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Syarat dan ketentuan itu diantaranya, untuk operasi bibir sumbing usia anak maksimal 3 bulan dengan berat badan 5 Kg, khusus operasi celah langit usia anak maksimal 12 bulan dengan berat badan 10 Kg. Semuanya diwajibkan membawa foto copy KK dan KTP,” terangnya, Sabtu (08/01/22).

Baca Juga :  Ditengah Mewabahnya Covid-19, PLTU Tanjung Karang Nekat Datangkan TKA Asal China

Lebih lanjut pria yang akrab disapa dokter Juan ini mengungkapkan, dalam kegiatan baksos tersebut pihaknya bekerjasama dengan Smile Train dan Tim RS Dr Sutomo yang diketuai dr Agus,Sp.BP-RE (K).

“Operasi bibir sumbing dan celah langit gratis ini sejak pertama buka tanggal 20 November 2020, sudah dilakukan 4 kali baksos dan ada 16 pasien yang dikerjakan,” ungkapnya.

Dokter Juan menambahkan, bibir sumbing adalah kondisi kelainan bawaan yang ditandai dengan adanya celah atau belahan pada bibir bagian atas. Celah tersebut bisa terdapat di tengah, kanan, atau kiri bibir. Selain di bibir atas, sumbing juga bisa terjadi pada langit-langit mulut. Kondisi ini biasa disebut dengan langit-langit sumbing.

Baca Juga :  Miris, Nomor Posko Pemadam Kebakaran Sampang Dibiarkan Rusak

Penyebab bibir sumbing tersebut berkaitan dengan keturunan, perkawinan keluarga dekat, kekurangan gizi, infeksi saat kehamilan dan lainnya. Namun yang pasti terdapat gangguan penyatuan bibir, gusi, atau langit-langit saat kehamilan trimester pertama.

“Berharap pasien-pasien yang sudah mendapatkan layanan tersebut bisa kembali tersenyum, serta dapat meningkatkan kepercayaan diri untuk berbaur dengan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 12:02 WIB

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Jumat, 28 November 2025 - 08:38 WIB

Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB