Pedagang Pasar Bangkalan Diminta Tak Timbun Minyak

- Jurnalis

Selasa, 22 Februari 2022 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan, Moch Kholil (tengah).

Caption: Kepala Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan, Moch Kholil (tengah).

Bangkalan || Rega Media News

Moch Kholil Kepala Pasar Ki Lemah Duwur, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, memastikan ketersedian minyak goreng di pasar tersebut terjamin tercukupi. Meski demikian, ia memastikan harga minyak sesuai edaran pemerintah.

Menurut Moch. Kholil, setiap hari pihaknya bersama staf pasar turun langsung secara berkala ke lapangan memastikan para pedagang menjual minyak goreng sesuai harga. 

“Kemudian melakukan sosialisasi pada pedagang, agar tidak melakukan penimbunan minyak dan kedelai, disaat kondisi harga komoditi murah,” ujar Kholil, Selasa (22/02/22).

Baca Juga :  Usai Dilantik, Thariq-Nur Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas

Kholil meminta para pedagang untuk menjual sesuai surat edaran dari pemerintah. Namun, dilapangan nyatanya harga minyak goreng bervariatif, karena sebagian pedagang ada yang kulakan diatas harga 14 ribu, sehingga dijual dengan harga tinggi.

“Penjualan harga minyak goreng di pasar ki lemah duwur berbeda beda. Karena ada pedagang kulakan minyak sebelum harga murah, sehingga dijual saat ini dengan harga tinggi,” terangnya.

Kelangkaan minyak goreng dibeberapa daerah, menurutnya, menjadi perhatian serius. Makanya staf pasar melakukan pengecekan secara berkala, terkait persediaan dan harga minyak goreng yang ada di kios-kios pedagang. 

Baca Juga :  Selama 4 Bulan, Gaji 93 PTT di Bangkalan Belum Cair

“Hasil pengecekan, untuk minyak goreng yang Merk Fortuna harganya Rp 14 ribu sekarang, tetapi ada beberapa yang harganya Rp 15 ribu. Untuk stoknya masih aman,” tutur Kholil.

Sementara itu, salah seorang pedagang kelontong, Siti mengutarakan, sebenarnya minyak goreng itu langka. “Barangnya itu banyak yang kosong, saya ngambilnya ke Surabaya. Dapat stok 5 karton. Baik yang kemasan maupun yang botol, harganya sama yang penting isi 1 liter,” pungkasnya.

Berita Terkait

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:18 WIB

Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:40 WIB

Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Berita Terbaru

Caption: Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas mengecek urine sopir bus di Terminal Trunojoyo Sampang, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:08 WIB