Reskrim Pamekasan Ringkus Maling dan Penadah Curanmor

Caption: konferensi pers, Polres Pamekasan ungkap kasus curanmor, (dok. regamedianews).

Pamekasan,- Dua pria berinisial M (26) dan FA (36), warga Campor, Proppo, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kini harus meringkuk di sel tahanan Polres setempat.

Pasalnya, kedua pria tersebut terpaksa ditangkap Satreskrim, karena terbukti melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), di Teja Timur Pamekasan.

Selain menangkap M dan FA, polisi juga berhasil menangkap MH (36), warga Waru Timur, Waru, Pamekasan, lantaran menjadi penadah motor hasil curanmor.

“Sedangkan M dan F pelaku curanmornya, mereka ditangkap atas dasar laporan korban, 26 Oktober 2023 lalu,” ujar Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan, Jumat (12/01/2024).

Kronologisnya, ungkap Dani, saat itu sepeda motor korban merk Honda Beat warna pink, diparkir didalam garasi rumahnya, sekitar pukul 04:00 wib.

“Ketika ke garasi, korban sudah melihat sepeda motornya sudah tidak ada ditempat, lantas korban segera melaporkannya ke Polres Pamekasan,” ungkap Dani.

Setelah menerima laporan, imbuh Dani, petugas langsung ke lokasi, untuk olah TKP, serta melakukan penyelidikam dari peristiwa curanmor tersebut.

“Ketika penyelidikan rampung, anggota Satreskrim langsung menangkap pelaku inisial M dan FA,” terangnya.

Ketika diinterogasi, imbuh Dani, kedua pelaku mengaku motor curiannya telah dijual ke MH, pada Desember 2023 lalu.

“Berdasarkan pengakuan kedua pelaku, anggota juga menangkap MH, di rumah orang tuanya, di Batu Ampar, Guluk-guluk, Sumenep,” tandasnya.

Tidak cukup disitu, kata Dani, saat diinterogasi MH mengakui jika motor yang dibeli dari M dan FA, dijual kembali ke inisial R.

“Namun, ketila dilakukan penangkapan terhap R, dia sudah melarikan diri,” pungkas Dani kepada awak media.

Atas perbuatannya, tegas Dani, kedua pelaku M dan FA dijerat Pasal 363 KUHP, sedangkap MH dijerat Pasal 480 KUHP.

“Untuk inisial R, anggota Satreskrim masih melakukan pengejaran,” ucapnya.

..