Pembangunan Gedung RSUD Syamrabu Bangkalan Telan Anggaran 35 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juli 2024 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Ketua Komisi D DPRD Bangkalan monitoring pembangunan gedung RSUD Syamrabu, (dok. regamedianews).

Caption: Ketua Komisi D DPRD Bangkalan monitoring pembangunan gedung RSUD Syamrabu, (dok. regamedianews).

Bangkalan – Pembangunan gedung 5 lantai RSUD Syamrabu Bangkalan, Madura, Jawa Timur, masih dalam tahap awal dengan progres mencapai 3,5 persen.

Meskipun demikian, proyek yang menelan anggaran Rp 35 miliar tersebut, ditargetkan rampung pada akhir tahun 2024.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan menuturkan, pihaknya melakukan monitoring awal terhadap proyek ini, untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan.

Ia menekankan agar pihak kontraktor, PT Jaya Etika Nusantara-KSO, bekerja sesuai dengan peraturan dan spesifikasi yang telah disepakati.

“Kami ingin memastikan bahwa pekerjaan ini dilakukan dengan baik dari awal,” ujar Nur Hasan, Sabtu (13/07).

Baca Juga :  Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Sektor Informal

Menurutnya, hal itu sebagai mitigasi agar pihak ketiga yang melaksanakan berhati-hati, dan melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut Nur Hasan meminta, agar dipasang papan informasi yang menunjukkan desain gedung, supaya masyarakat dapat mengetahui gambaran fisiknya setelah selesai.

“Kami minta dipasang banner grand design bangunan ini, sehingga masyarakat bisa tahu, karena kegiatan ini bukan hal yang rahasia,” imbuhnya.

Sementara itu, pelaksana lapangan proyek, Norman menjelaskan, saat ini fokus pengerjaan masih pada tahap awal, yaitu pemasangan tiang pancang, pondasi dangkal, dan slop dasar.

Ia optimis, proses pembangunan akan selesai 100% dalam dua minggu ke depan. Norman juga meyakinkan terkait kualitas pengerjaan, telah mengikuti prosedur dan menggunakan material teruji di laboratorium.

Baca Juga :  UTM Gelar Webinar Penguatan Kebangsaan Mahasiswa Baru

“Prosedural sudah kami lakukan semua, karena kalau prosedur itu belum selesai, maka pihak rumah sakit maupun management konstruksi, tidak akan mengizinkan melakukan pengerjaan,” ujarnya.

Norman menjelaskan, proyek pembangunan gedung 5 lantai ini memiliki jangka waktu selama 210 hari, terhitung dari tanggal 27 Mei hingga 22 Desember 2024.

Bahkan pihaknya optimis, bisa menyelesaikan proyek ini tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas.

“Kami tetap akan menyelesaikan pekerjaan ini sesuai tenggang waktu yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB