Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Dilatih Disiplin

- Jurnalis

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan saat latihan baris berbaris, (dok. regamedianews).

Caption: warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan saat latihan baris berbaris, (dok. regamedianews).

Pamekasan,- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) peserta rehabilitasi Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Jawa Timur, dilatih untuk disiplin.

Hal itu terlihat, saat warga binaan mengikuti latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), di lapangan Lapas setempat, Sabtu (31/08/24) pagi.

Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari program rehabilitasi yang dirancang untuk membantu WBP dalam mengembangkan sikap disiplin, kepatuhan, dan kerja sama tim.

Terpantau, WBP dengan serius menjalani setiap sesi latihan, mulai dari baris-berbaris hingga pelaksanaan komando dengan ketepatan dan kekompakan yang tinggi.

Kalapas Narkotika Pamekasan Yhoga Aditya Ruswanto mengatakan, latihan PBB ini merupakan bagian integral dari program rehabilitasi.

Baca Juga :  Tahun 2018, Angka Peredaran Narkoba Di Bangkalan Meningkat

“Tujuannya, untuk membangun kembali karakter positif di antara para warga binaan pemasyarakatan,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, disiplin dan kepatuhan adalah fondasi penting bagi para WBP agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik.

Latihan PBB tidak hanya melatih fisik, kata Yhoga, tetapi juga membantu mereka untuk memahami nilai-nilai tersebut.

“Yakni, melalui praktik langsung WBP diajarkan untuk patuh pada aturan, menghargai waktu, dan bekerja sama dengan orang lain,” tandasnya.

Baca Juga :  Brimob Pasukan Andalan Polri

Yhoga menambahkan, para WBP yang terlibat pun menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi.

Salah satu peserta, DM (30) mengungkapkan, latihan tersebut memberinya pemahaman lebih tentang pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini pengalaman yang berharga, kegiatan ini juga membantu untuk berpikir lebih positif. Ini adalah langkah awal baik, untuk memulai hidup yang lebih baik,” ucapnya.

Program rehabilitasi yang mencakup latihan PBB ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para WBP, tidak hanya selama masa pembinaan di dalam lapas, tetapi juga setelah mereka kembali ke masyarakat.

Berita Terkait

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat

Berita Terbaru

Caption: anggota Polsek Karang Penang bersama warga berada di lokasi ditemukannya jenazah nenek di waduk Desa Tlambah, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Kamis, 29 Jan 2026 - 09:19 WIB