Kapolres Bangkalan Buka Suara Soal Unras Mahasiswa

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala Kepolisian Resor Bangkalan AKBP Hendro Sukmono berpakaian adat Madura, (dok. regamedianews).

Caption: Kepala Kepolisian Resor Bangkalan AKBP Hendro Sukmono berpakaian adat Madura, (dok. regamedianews).

Bangkalan,- Menanggapi pemberitaan dan rekaman video di media sosial, terkait aksi unjuk rasa mahasiswa, pada Rabu (30/4/25).

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, memberikan klarifikasi resmi. Menurutnya, pengamanan unras sudah sesuai prosedur.

“Pola pengamanan juga kami sesuaikan dengan dinamika dan eskalasi di lapangan,” ujarnya, Jumat (2/5).

Ia menyayangkan insiden menyebabkan sejumlah pihak mengalami cedera, baik dari mahasiswa maupun aparat pengamanan.

Terlebih, kejadian memanas usai sebuah kendaraan komando memaksa masuk dan menerobos barikade petugas.

Baca Juga :  Perguruan Pencak Silat Surban Putih Ajak Masyarakat Nobar Film Bertajuk Perjuangan Pahlawan Bangsa

“Hal itu justru memicu peningkatan eskalasi,” ungkap Hendro.

Munculnya narasi di media sosial yang menyudutkan kepolisian, ia meminta publik bijak dalam menyikapi informasi.

“Tindakan pengamanan telah dilakukan secara profesional dan proporsional,” tegasnya.

Hendro juga mengingatkan, masyarakat yang ingin menggelar aksi, agar memperhatikan ketentuan hukum berlaku.

“Termasuk soal pemberitahuan resmi kepada pihak kepolisian,” imbuhnya.

Menurutnya, aksi kemarin belum memenuhi ketentuan 3×24 jam pemberitahuan.

“Kami harap kedepan ada saling menghargai, terutama terhadap kepentingan umum,” tandasnya.

Baca Juga :  Ditangkap di Tangerang Banten, Dulhari Dipenjara 20 Tahun

“Menyampaikan pendapat itu hak, tapi jangan sampai mengganggu ketertiban publik,” tegas Hendro.

Kendati demikian, ia mengajak semua pihak untuk menjaga situasi Bangkalan agar tetap aman dan kondusif.

“Harapan kami, wilayah ini tetap damai,” ujar mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini.

Hendro menambahkan, masih banyak pekerjaan besar yang harus diselesaikan bersama.

“Termasuk upaya menekan kejahatan jalanan dan penggunaan kendaraan tidak sesuai aturan,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB