Sampang,- Kepolisian Sektor (Polsek) Omben jajaran Polres Sampang, menunjukkan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat.

Kepedulian itu terlihat, saat menyambangi keluarga korban musibah sengatan listrik di Dusun Gua Panas, Desa Tambak.

Kunjungannya, sebagai bentuk empati atas meninggalnya Nowaria Nada, bocah perempuan berusia 5 tahun.

Kapolsek Omben Iptu Sujinarto menjelaskan, musibah tersebut terjadi pada Kamis (11/12/25) siang, sekitar pukul 13:30 wib.

“Memang betul, laporan yang saya terima seperti itu,” ujarnya, saat dihubungi regamedianews, Jumat (12/12) siang.

Berdasarkan keterangan kakek korban, kata Sujinarto, Nowaria Nada sejak bayi diasuh oleh sang kakek.

“Karena kedua orang tuanya bekerja di Malaysia,” ungkap perwira berpangkat dua balok emas dipundaknya.

Lanjut Sujinarto mengungkapkan, korban ini meninggal dunia usai mandi dan hendak berangkat sekolah madrasah.

Namun, saat itu korban kemudian memegang Handphone (Hp) dalam kondisi sedang di-cas di kamarnya, dan tidak kunjung keluar.

“Ternyata setelah dilihat oleh kakeknya, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Sujinarto.

Menanggapi musibah tersebut, ia bersama anggotanya segera mengambil langkah, termasuk cek Tempat Kejadian Perkara (TKP) memastikan penyebab kematian kotban.

Selain itu, kata Sujinarto, keluarga korban juga sudah membuat surat pernyataan, dalam hal ini menolak korban dilakukan autopsi.

“Sekaligus saya bersama anggota tadi takziah, sebagai wujud rasa duka kami (Polri) kepada keluarga korban,” ungkapnya.

Dalam takziahnya, Polsek Omben tidak hanya menyampaikan duka cita, tetapi juga memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Kami turut berduka cita dengan memberikan santunan, ini bentuk kepedulian kami,” ucap Sujinarto.

Sementara itu, keluarga korban merespon positif kepedulian pihak kepolisian.

“Terima kasih Polsek Omben atas kepeduliannya ditengah suasana duka ini,” ucap kakek korban.