SAMPANG • Seorang pria lansia berinisial T (66), terpaksa dijebloskan kedalam sel tahanan Mapolres Sampang.

Pasalnya, kakek asal Kecamatan Ketapang ini telah melakukan tindak kejahatan pemerkosaan.

Ironisnya, korban adalah keponakannya sendiri yang merupakan penyandang disabilitas.

Saat doorstopnya, Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan, aksi bejat pelaku dilakukan berulang kali.

“Korban berinisial PNA (20), dipaksa melayani nafsu bejat pelaku dan diancam dibunuh,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Hartono mengungkapkan, pelaku memanfaatkan kondisi rumah nenek korban yang sepi untuk melancarkan aksi bejatnya.

“Pertama terjadi pada 25 April kemarin. Saat itu, korban tidur sendirian di rumah neneknya,” ungkapnya.

Pelaku T yang merupakan paman korban, datang dan mengetuk pintu.

Begitu korban membuka pintu, pelaku merangsek masuk dan langsung menindih korban.

“Korban diancam akan dibunuh, jika berteriak atau memberi tahu orang lain,” ujar Hartono.

Tidak kapok dengan aksi pertamanya, pelaku kembali mengulangi perbuatan tersebut keesokan harinya.

“Saat itu sang nenek sedang pergi melayat,” terang eks Kasubdit I Ditintelkam Polda Jatim ini.

Untuk melancarkan aksinya kedua, pelaku sempat memberikan uang Rp50 ribu kepada korban.

Penderitaan korban tidak berhenti di situ. Pelaku T kembali menggagahi korban.

“Aksinya bejat pelaku kembali dilakukan, saat nenek korban pergi berkebun,” ungkap Hartono.

Namun, kasus ini akhirnya terbongkar, setelah korban memberanikan diri menceritakan kepada sepupunya.

“Pihak keluarga yang geram langsung melaporkan T ke Polres Sampang,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim bergerak cepat untuk melakukan penangkapan.

“Pelaku akhirnya ditangkap pada Selasa 12 Mei kemarin di kediamannya,” jelas Hartono.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban yang digunakan saat kejadian.

Atas perbuatannya, imbuh Hartono, pelaku T dijerat pasal berlapis tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

“Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara,” tegas orang nomor satu di Mapolres Sampang ini.

Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi