Gara-Gara Tak Mendukung Salah Satu Caleg, Makam Warga Toto Selatan Bonebolango Dibongkar

- Jurnalis

Minggu, 13 Januari 2019 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah saat digendong oleh kakeknya usai makamnya dibongkar dan memindahkan ke tempat pemakaman keluarganya.

Jenazah saat digendong oleh kakeknya usai makamnya dibongkar dan memindahkan ke tempat pemakaman keluarganya.

Gorontalo, (regamedianews.com) – Isak tangis Sarco Pomantolo bersama keluarganya pecah takkala beberapa warga mengeluarkan mayat mendiang suaminya, Masri Dunggio yang wafat tahun 2015 lalu, bersama cucunya Siti Aisyah Hamza dari liang lahat, Sabtu (12/11/2019).

Dua makam warga yang terletak di Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bonebolango ini dibongkar lantaran sikap keluarga tak mendukung salah satu Calon Anggota Legislatif dari salah satu Partai, Dapil 3 (Kabila, Tilongkabila dan Botupingge).

Abdul Salam Pomontolo, yang juga merupakan keluarga almarhum Masri Dunggio mengatakan, masalah ini mulai mencuat pada bulan Desember 2018 lalu. Kala itu Awano Hamzah sang pemilik lahan pekuburan yang tak lain merupakan sepupu dari almarhum, meminta kepada keluarga dari almarhum untuk mendukung Caleg bernama Iriani Monoarfa dari partai Nasdem pada Pileg mendatang. Iriani Monoarfa sendiri tak lain adalah saudara ipar Awano.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Perkuat Elektronifikasi Pajak Restoran dan Hotel

Kedua makam dipindahkan lantaran keluarga tak mendukung salah satu Caleg. Namun ketika pihak keluarga tidak menentukan sikap dukungan kepada Caleg tersebut, Awano pun meminta agar dua kuburan tersebut dipindahkan.

“Persoalan ini sudah berulang kali disampaikan Awano kepada Sarco Pomantolo, meminta agar kuburan tersebut dipindahkan jika tidak mendukung Caleg Iriani Monoarfa. Sampai-sampai akses jalan ke rumah Sarco pun di pagar beton,” jelas Abdul Salam.

Lanjut Abdul Salam, saat ini kedua mayat tersebut dipindahkan di tanah pekuburan milik keluarganya. “Dari pada terus-terusan jadi masalah. Kedua mayat ini kita pindahkan ke tanah pekuburan keluarga yang berada di Dusun I, Desa Toto Selatan,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Desa Toto Selatan Taufik Baladraf mengungkapkan, kedua warganya ini memang sejak akhir tahun 2018 lalu bersitegang soal dukungan Caleg.

Baca Juga :  Pemkab Bangkalan Perpanjang SK 3.848 Tenaga Honorer

“Selaku pemerintah di desa ini, kami sudah beberapa kali kita lakukan upaya damai, mulai mendatangi kedua belah pihak, sampai kita undang ke kantor desa, kita mediasi, namun saja masing-masing punya sikap,” ujar Taufik.

Disinggung soal alasan pemindahan makan itu karena tidak mendukung salah satu Caleg pada Pileg mendatang, Taufik mengatakan, hal itu merupakan hak setiap warga negara dalam berdemokrasi.

“Tidak ada paksaan dalam menentukan sikap atau pilihan. Kalau memang keluarga memilih Caleg tersebut silahkan,” tandasnya.

Terpenting kata Taufik, senantiasa menjaga hubungan kekerabatan, menjaga hubungan satu sama lain, serta menghargai sikap dan pandangan politik dan demokrasi satu dengan lainnya.

Selain disaksikan oleh puluhan warga, pembongkaran dua makam ini pun dijaga aparat Bhabinkamtibmas serta Babinsa Kecamatan Kabila. (onal)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB