Dana Desa Tahun 2020 di Sampang Capai Rp 233 Miliar, Ini Skema Pencairannya

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2020 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang (Suhanto).

Kabid Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang (Suhanto).

Sampang, (regamedianews.com) – Dana Desa (DD) tahun 2020 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan. Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTTRI) itu pada 2019 lalu DD di Kabupaten Sampang mencapai Rp. 232.543.589.000.

Namun, pada tahun 2020 ini mengalami kenaikan menjadi Rp. 233.187.661.000. (Dua Ratus Tiga Puluh Tiga Miliar Seratus Delapan Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Enam Puluh Satu Ribu Rupiah).

Baca Juga kapolres sampang optimis saka bhayangkara menjadi generasi hebat dan kreatif

Kepala Bidang (Kabid) Bina Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, H Suhanto mengatakan, Program DD tahun anggaran 2020 mengalami kenaikan menjadi Rp. 233.187.661.000., dan untuk skema pencarian nya dibagi tiga tahap yakni, tahap I sebesar 40 persen, tahap II sebesar 40 persen dan tahap III sebesar 20 persen.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Jamsos Kepada Takmir Masjid Sampang

“Kami berharap pada Februari mendatang DD ini bisa direalisasikan. Jadi, pada tahap awal ini tidak lagi menunggu, yang penting sudah di tetapkan di APBDes. Selain itu, jika mereka sudah siap silahkan untuk melakukan pengajuan seperti biasa,” kata Suhanto, Senin (27/01/2020).

Lebih lanjut Suhanto menuturkan, untuk penggunaan DD kedepan desa harus memperhatikan target yang hendak di capai bukan hanya serapan. Jadi, target penggunaan DD bagaimana desa itu sudah bisa merubah status desanya menjadi desa berkembang, maju dan atau mandiri.

Baca Juga :  Kapolda Jabar Tinjau Keamanan di Hari Paskah dan Pemilu

Baca Juga bkpsda bangkalan imbau pelamar cpns persiapkan diri mengikuti tes skd

Sesuai dengan harapan Bupati Sampang H Slamet Junaidi, kata Suhanto, target terakhir status desa harus diketahui oleh desa, kalau merasa desanya masih belum berkembang bagaimana desa caranya berkembang.

“Seharusnya DD itu digunakan untuk upaya mengentaskan kemiskinan. Sehingga itu menjadi penentu. Dan kalau cuma selalu berharap tanpa ada target dan hanya sekedar dilaksanakan tanpa ada evaluasi iya hasilnya hanya penyerapan saja akhirnya,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terbaru

Caption: anggota Satreskrim Polres Sampang mengawal ketat pasutri inisial ZA dan SM pelaku curanmor di Jalan Wijaya Kusuma, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Jumat, 6 Feb 2026 - 21:57 WIB

Caption: saat berlangsungnya diskusi, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memberikan arahan kepada manajemen dan dokter RSUD dr. Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Feb 2026 - 16:11 WIB

Caption: Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Sampang, saat meminta keterangan terhadap pelaku curanmor inisial SM, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Terlilit Hutang, Wanita Asal Bojonegoro Nekat Curi Motor di Sampang

Jumat, 6 Feb 2026 - 12:46 WIB