Waka Kadin Gorut Minta Pemda Gorut 2021 Fokus Pada Pemulihan Ekonomi

- Jurnalis

Kamis, 12 November 2020 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gorontalo Utara (Kab.Gorut), Ramdan Tanaiyo.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gorontalo Utara (Kab.Gorut), Ramdan Tanaiyo.

Gorontalo Utara || Rega Media News

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gorontalo Utara (Kab.Gorut), Ramdan Tanaiyo, meminta pihak Eksekutif dan Legislatif khususnya Tim TAPD dan Badan Anggaran DPRD Gorontalo Utara Fokus Pada Pembahasan Anggaran 2021 untuk Pemulihan Ekonomi, baik di bidang Jasa Konstruksi dan Pengadaan Barang Jasa dan UMKM.

“Kenapa hal ini perlu di seriusi, karena mengingat banyak pengusaha di Gorontalo Utara yang bergerak dan tergantung pada Proyek dana APBD maupun APBN di bidang jasa konstruksi dan Pengadaan Barang jasa,” kata Ramdan, Rabu (11/10/2020).

Ramdan menjelaskan, kepala tukang dan buruh yang profesional kurang lebih 2000 orang di Gorontalo Utara yang butuh pekerjaan dalam menjalani proses kehidupan sehari hari, apa lagi mereka adalah kepala rumah tangga, tidak hanya buruh tetapi juga pelaku usaha di bidang pengadaan barang dan material bangunan.

Baca Juga :  Rumah Tahanan Sampang Over Kapasitas

“Begitu pula dengan UMKM yang butuh direstar kembali untuk meningkatkan daya saing dimasa covid 19 dalam tatanan hidup baru,” jelasnya.

Selanjutnya, ujar Ramdan, apalagi ekonomi kita saat ini baru beranjak kembali normal yang ditargetkan naik 3-4 % pada 2021 secara nasional. Sehingga Kadin Gorontalo Utara mengharapkan pemerintah daerah merumuskan anggaran untuk peningkatan ekonomi rakyat Gorontalo Utara pada APBD 2021.

Karena menurutnya, jika penganggaran masih terfokus pada stimulus konsumsi dalam hal ini bantuan sosial (bansos) berupa sembako dan belanja pegawai yang membengkak, maka ekonomi akan tetap lambat sebab fungsinya hanya sebagai balnket safety net dan tidak mengoreksi distorsi konsumsi pasar yang ada di saat ini, atau terpusat pada pengeluaran primer sehingga secara keseluruhan ekonomi tidak bertumbuh atau menjadi lebih baik.

Baca Juga :  Polres Sampang Butuh Media Konvensional dan Mainstream

“Sehingga pemerintah ketika tidak mampu menaikan iklim usaha maka akan terjadi pelambatan ekonomi yang sangat lambat, maka oleh karena itu, pembagian APBD 2021 harus lebih pro terhadap belanja publik,” tegasnya.

Dirinya berharap, Pemerintah Gorut dapat bekerja sama dan memberdayakan pengusaha asli Gorut, bukan pengusaha luar daerah yang justru tidak mensejahterakan rakyat gorut.

“saya berharap pemerintah gorut bisa bekerja sama secara baik dan pro dengan pengusaha di gorontalo utara, bukan malah mendorong pengusaha luar daerah yang justru tidak mewujudkan cita cita otonomi daerah yang bermuara pada kesejahteraan rakyat Gorontalo utara,” pungkasnya. (SN)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB