Sampang || Rega Media News

Paguyuban petani tembakau di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar deklarasi dukungan terhadap Abdul Muhaimin Iskandar atau dikenal Gus Muhaimin untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia (RI) tahun 2024.

Deklarasi dukungan Gus Muhaimin tersebut digelar di Langgar Wisata yang berlokasi di tengah lahan persawahan, tepatnya di Desa Taman, Kecamatan Jrengik, Sampang.

Selain itu, pantauan di lokasi, ada sekitar ratusan petani mengikuti kegiatan tersebut. Bahkan, antusias menjalani rentetan acara, mulai doa bersama hingga pembacaan deklarasi.

Koordinator Paguyuban Petani Kabupaten Sampang Agus Hendra mengatakan, hingga saat ini terdapat sejumlah permasalahan yang terus menghantui para petani tembakau di Madura, khusunya Kabupaten Sampang.

Adapun masalah itu seperti fluktuasi harga yang tidak menentu, serta kampanye anti tembakau semakin meningkat. Di sisi lain, kebijakan-kebijakan pemerintah kerap tidak berpihak kepada petani tembakau.

Bahkan yang terbaru menurutnya, pemerintah berencana merevisi peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012, tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan serta berencana menaikkan cukai tembakau.

“Rencana itu tentu membuat para petani resah karena lambat laun akan mematikan sektor pertanian tembakau dan mengancam kesejahteraan para petani tembakau,” ujarnya, Rabu (02/02/2022).

Oleh sebab itu, kata Hendra, pihaknya mendukung Gus Muhaimin, mengingat pria yang juga sebagai Ketua Umum Partai PKB itu merupakan tokoh dengan tegas menentang sejumlah kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada para petani tersebut.

Hendra menambahkan, jika Gus Muhaimin selama ini memperjuangkan nasib para petani dengan meminta pemerintah meningkatkan subsidi pupuk minimal dua kali lipat dari yang ada sekarang, sekaligus menata distribusi dan penyaluran pupuk.

“Termasuk meminta kepada pemerintah untuk mengamankan stok pupuk bersubsidi. Sikap dan keperpihakan Gus Muhaimin kepada nasib petani tembakau selama ini menjadi pertimbangan kami untuk menggelar deklarasi ini,” pungkasnya.