Ops Patuh 2024, Satlantas Polres Sampang Gunakan Sistem Hunting

- Jurnalis

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Polantas Polres Sampang saat membagikan brosur sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2024, (dok. regamedianews).

Caption: Polantas Polres Sampang saat membagikan brosur sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2024, (dok. regamedianews).

Sampang,- Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2024, Satlantas Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, menggunakan sistem hunting.

Selain itu, korps polisi bersabuk putih tersebut juga akan menggunakan mobile incar / menerapkan Etle Mobile.

“Tujuan utama Operasi (Ops) Patuh ini, untuk menekan angka kecelakaan,” ujar Kasat Lantas Polres Sampang AKP Rukimin, Selasa (16/07) pagi.

Sedangkan wilayah hunting, kata Rukimin, tidak hanya dilakukan di kawasan Sampang kota, melainkan di seluruh wilayah kecamatan.

“Namun, dalam Operasi Patuh yang dilaksankan selama 14 hari, kami akan mengedapankan kegiatan edukatif, preemtif, preventif dan represif,” jelasnya.

Baca Juga :  Asal Muasal Julukan MANFAAT dan Tagline BERBAGI Pasangan Lukman-Fauzan

Mantan Kasat Binmas Polres Tuban ini mengungkapkan, pihaknya akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Polsek jajaran.

“Maka dari itu, kami berharap masyarakat khususnya pengendara, agar mentaati dan mematuhi peraturan berlalu lintas,” harapnya.

Disisi lain ia menjelaskan, pelaksanaan Operasi Patuh Semeru tersebut, dimulai sejak tanggal 15 Juli sampai 28 Juli 2024 mendatang.

“Yang menjadi sasaran prioritas operasi, diantaranya pengendara berboncengan lebih dari satu orang dan melebihi batas kecepatan,” jelasnya.

Selain itu, pengendara kendaraan bermotor yang masih di bawah umur, serta pengendara kendaraan roda dua tidak menggunakan helm standar (SNI).

Baca Juga :  KPU Bangkalan: Hasil Rekapitulasi Belum Final

“Karena, 75% nyawa itu ada di kepala, tapi kalau kepala terlindungi dengan helm, apabila terjadi kecelakaan, kepala akan terlindungi,” ungkapnya.

Sementara itu, tegas Rukimin, petugas juga akan mengincar pengemudi kendaraan roda empat yang tidak menggunakan Safety Belt.

“Termasuk pengemudi yang menggunakan Handphone (Hp) saat berkendara,” tandasnya kepada regamedianews.

Disisi lain, kata Rukimin, juga mengincar pengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, serta melawan arus lalu lintas.

“Termasuk pengemudi yang menerobos lampu merah dan pengendara menggunakan knalpot brong, kami akan tindak tegas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB