Terapkan Metode Qira’ati, Madrasah Mambaul Ihsan Cetak Generasi Qur’ani

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: wajah-wajah santri dan santriwati Madrasah Mambaul Ihsan Desa Karang Gayam, pose wisuda khotmil qur'an ke-2, (dok. Suharto Rega Media).

Caption: wajah-wajah santri dan santriwati Madrasah Mambaul Ihsan Desa Karang Gayam, pose wisuda khotmil qur'an ke-2, (dok. Suharto Rega Media).

Sampang,- Madrasah Mambaul Ihsan, Dusun Solong Barat, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi religius.

Selama dua hari berturut-turut, lembaga ini menggelar acara Wisuda Khotmil Qur’an atau Khotaman yang ke-2, puncaknya pada Selasa (03/02/2026) malam.

Acara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh berbagai jenjang usia, mulai dari tingkat balita di bawah 5 tahun hingga tingkat dewasa.

Penggunaan metode Qiraati, menjadi keunggulan tersendiri dalam memastikan kualitas bacaan Al-Qur’an para santri sejak usia dini.

Tema yang diusung dalam perhelatan tahun ajaran 2025-2026 ini adalah “Peningkatan atau Pembinaan Ilmu dan Akhlaqul Karimah”.

Baca Juga :  Jelang Putusan Sidang MK, Kapolres Bangkalan Pimpin Penyekatan Massa Di Jalan Akses Suramadu

Hal ini menegaskan, Mambaul Ihsan tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual dan kefasihan membaca Al-Qur’an, tetapi juga pembentukan karakter santri.

Pengelola Umum Mambaul Ihsan, Ustadz Abdul Basit, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara yang berlangsung sejak tanggal 2 hingga 3 Februari 2026 tersebut.

“Kami ingin menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia emas (balita),” ujarnya.

Dengan metode Qiraati, ungkap Ustadz Abdul Basit, ia berupaya menjaga kualitas bacaan mereka agar sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.

“Tentunya dibarengi dengan pembinaan akhlak, agar mereka menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya kepada regamedianews.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya KH. Imam Sutaji dari Sumenep sebagai penceramah utama.

Baca Juga :  Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Kehadiran para wali santri, alumni, simpatisan serta tokoh masyarakat setempat, menambah suasana kemeriahan.

Terutama saat melihat anak-anak usia balita, mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih di atas panggung.

“Pelaksanaan khotaman ini, merupakan agenda rutin yang sangat dinantikan warga Dusun Solong Barat dan sekitarnya,” ungkap Ustadz Abdul Basit.

Dengan suksesnya acara ke-2 ini, ia berharap dapat terus konsisten melahirkan generasi qur’ani yang memiliki kedalaman ilmu dan kemuliaan akhlaq.

“Lembaga kami membuktikan, keterbatasan jarak bukan penghalang bagi lahirnya prestasi religius yang membanggakan bagi Kabupaten Sampang,” pungkasnya.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:35 WIB

Terapkan Metode Qira’ati, Madrasah Mambaul Ihsan Cetak Generasi Qur’ani

Berita Terbaru

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB

Caption: Wakapolres Bangkalan Kompol Hosna Nurhidayah, sematkan pita kepada anggota Polantas sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2026, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:50 WIB