SAMPANG • Satbinmas Polres Sampang memberikan edukasi penting mengenai etika digital kepada para siswa di SMAN 3 Sampang, Senin (13/7/2026).

Langkah tersebut, mengingat mayoritas pengguna media sosial saat ini didominasi generasi muda sejak usia sekolah.

PS Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Sampang, Aiptu Liwail Amri menegaskan, apa yang ditulis di media sosial mencerminkan kepribadian seseorang.

Ia mengajak siswa menerapkan prinsip “THINK” sebelum mengunggah sesuatu: apakah informasi tersebut benar (True), bermanfaat (Helpful), menginspirasi (Inspiring), penting (Necessary), dan santun (Kind).

“Budayakan bahasa yang baik tanpa menyinggung SARA, hindari huruf kapital berlebih yang terkesan marah, dan hargai perbedaan pendapat tanpa menghujat,” ujar Amri.

Selain etika berkomunikasi, sosialisasi ini juga menyoroti bahaya cyberbullying yang berdampak buruk pada psikologis anak.

“Jika menjadi korban, siswa diimbau tidak membalas, melainkan menangkap layar (screenshot) bukti chat, memblokir pelaku, dan melaporkannya ke orang tua atau guru BK,” imbaunya.

Amri juga mengingatkan pentingnya menjaga data pribadi, seperti nomor HP, foto dokumen, dan alamat rumah.

Karena menurutnya, jejak digital bersifat abadi dan bisa memengaruhi masa depan saat mencari sekolah atau kerja.

Terakhir, remaja disarankan melakukan social media detox dengan membatasi waktu layar hiburan maksimal 1-2 jam sehari.

“Sopan dan santun bermedia sosial mencerminkan kemurnian hati seseorang. Mari menjadi generasi yang keren di dunia nyata dan santun di dunia maya!,” pungkas Amri.

Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi