Usia 38 Tahun, Nur Fajri Kini Jadi Ujung Tombak Reskrim Sampang
SAMPANG – Usia 38 tahun bagi seorang pria sering kali disebut sebagai masa keemasan, titik dimana kematangan emosional bertemu dengan puncak produktivitas profesional.
Bagi IPTU Nur Fajri Alim, S.E., M.M., angka 38 bukan sekadar seremoni tiup lilin, melainkan simbol perjalanan panjang seorang putra daerah Pamekasan yang mendedikasikan hidupnya untuk tegaknya hukum di Pulau Madura.
Saat ini, ia memikul amanah besar sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang.
Sebuah jabatan yang menuntut ketajaman insting, ketegasan sikap, dan yang paling utama: integritas.
Nama Nur Fajri Alim mulai mencuri perhatian publik, saat ia menjabat sebagai Kanit IV Tipidkor Satreskrim Polres Pamekasan.
Di unit yang sangat rawan godaan dan intervensi ini, ia justru mengukir reputasi sebagai perwira yang lurus.
Tegas dan profesional bukan sekadar slogan baginya, melainkan prinsip yang ia bawa dalam setiap penyidikan kasus tindak pidana korupsi.
Bagi banyak rekan sejawat, sosoknya merupakan antitesis dari kesan polisi yang kaku.
Ia adalah intelektual di balik seragam cokelat, pemegang gelar Magister Manajemen yang memahami bahwa penegakan hukum bukan hanya soal menangkap, tapi soal memberikan rasa keadilan yang nyata bagi masyarakat.
Lahir di Kabupaten Pamekasan, Nur Fajri Alim memahami betul karakteristik masyarakat Madura.
Kedekatan kultural ini menjadi modal berharga, saat ia dipindahtugaskan ke Polres Sampang berdasarkan surat keputusan resmi Polda Jatim.
Di Kabupaten Sampang, Nur Fajri Alim kini menjadi ujung tombak dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Sebagai PS Kasat Reskrim, tantangan kriminalitas yang dinamis menuntutnya untuk selalu sigap.
Namun, publik optimis bahwa tangan dinginnya yang pernah sukses di Pamekasan akan membawa warna baru di Polres Sampang.
Ulang tahun ke-38 ini sejatinya adalah momen refleksi. Di balik seragam dan lencana, ada sosok manusia yang terus belajar dan beradaptasi.
Jabatan PS Kasat Reskrim adalah ujian, sekaligus pembuktian bahwa pimpinan Polri menaruh kepercayaan besar pada pundak perwira muda yang visioner ini.
Masyarakat kini menanti kiprah-kiprah hebat selanjutnya. Di usia yang baru ini, harapan kita semua sama: agar Nur Fajri Alim tetap menjadi sosok polisi berintegritas.
Tetap tajam ke atas dalam memerangi kejahatan, namun tetap membumi dan mengayomi ke bawah.
“Selamat ulang tahun ke-38, IPTU Nur Fajri Alim”. Teruslah mengabdi, teruslah menjadi teladan bagi insan Bhayangkara lainnya.
Perjalanan masih panjang, dan Madura membutuhkan perwira-perwira hebat seperti Anda.
✅Oleh: Harry Jurnalis Rega Media.



