PAMEKASAN Semangat bela diri membara di Gedung Olahraga (GOR) Nyalaran, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat, resmi membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat, pada Sabtu (11/4/2026).

Kejurkab tersebut sebagai langkah awal menjaring atlet terbaik menuju panggung Jawa Timur.

Ketua Harian Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pamekasan, Santiono Roso menegaskan, ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa.

Para pemenang, nantinya akan diproyeksikan memperkuat tim silat Pamekasan di ajang Porprov mendatang di Surabaya.

“Nantinya juga akan di seleksi tim PON Jatim untuk PON 22 di NTB dan NTT,” ujarnya.

Santiono mengatakan, sebanyak 16 perguruan pencak silat turut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini.

Sejumlah perguruan pencak silat besar akan mengirimkan pendekar terbaiknya, untuk berebut trofi Ketua Umum Pemprov Jatim.

“Seperti Tapak Suci, PSHT, Pamor, Cobra, Pagar Nusa, Kuda Lantang, Depepsi Gajah, Perisai Diri, hingga Walet Hitam,” sebutnya.

Sementara, Ketua KONI Pamekasan H. Faruk Ali menjelaskan, Kejurkab ini merupakan agenda rutin tahunan.

Fokus utamanya, regenerasi atlet agar pembinaan silat di Pamekasan tetap maksimal.

“Sehingga mampu mencetak prestasi yang membanggakan di level provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk Pemkab Pamekasan untuk bersinergi.

Menurut H. Faruk Ali, dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan dianggap kunci utama.

“Tentunya agar para atlet bisa bertanding dengan maksimal dan membawa pulang medali di Porprov 2027 mendatang,” pungkasnya. (mms)