PAMEKASAN • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menggelar Rapat Paripurna Listening Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Kamis (14/8/2026).

Berlangsung khidmat di Gedung Utama DPRD Pamekasan, agenda tahunan ini dimajukan dua hari dari jadwal biasa untuk menyesuaikan agenda nasional di pusat, mengingat tanggal 16 Agustus 2026 bertepatan dengan hari libur akhir pekan.

Rapat paripurna ini dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, tokoh agama, hingga perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Menyelaraskan Visi Pusat dan Daerah

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, dalam pembukaan rapat menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas seremonial.

Lebih dari itu, forum ini menjadi sarana strategis bagi seluruh unsur penyelenggara pemerintahan daerah untuk menyerap pesan utama pembangunan nasional.

“Ini momentum krusial bagi kita semua untuk menyimak evaluasi capaian nasional setahun terakhir, sekaligus menyelaraskan arah kebijakan Pemkab Pamekasan dengan visi pemerintah pusat ke depan,” ujar Ali Masykur.

Ia mengapresiasi sejumlah keberhasilan nasional yang juga berdampak langsung ke daerah, salah satunya program swasembada pangan.

“Sinergi antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI-Polri dinilai sukses menjaga produktivitas pertanian, khususnya komoditas padi dan jagung di wilayah Madura,” tuturnya.

Refleksi Pengentasan Kemiskinan

Ali Masykur mengungkapkan, meski mengapresiasi berbagai capaian positif, pimpinan dewan secara normatif memberikan catatan reflektif terkait kondisi sosial-ekonomi di tingkat tapak.

“Hasil penyerapan aspirasi di wilayah pedesaan menunjukkan masih adanya tantangan kemiskinan yang perlu penanganan secara holistik,” ungkapnya.

Momentum Kemerdekaan ke-81 RI diharapkan menjadi stimulus bagi Pemkab Pamekasan untuk memperluas jangkauan program kesejahteraan masyarakat.

“Peringatan kemerdekaan harus mewujud dalam tindakan nyata. Target utama kita di daerah adalah bagaimana memerdekakan masyarakat dari keterpurukan ekonomi, kemiskinan, serta menjamin rasa aman bagi seluruh warga,” tegas Politisi PKB tersebut.

Mengawal Program Strategis KDKMP

Perhatian khusus dewan juga tertuju pada pengawalan program strategis nasional, yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Program berskala nasional ini diproyeksikan menjadi pusat penggerak ekonomi desa sekaligus pintu tunggal penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos).

DPRD Pamekasan mendorong seluruh perangkat daerah dan jajaran eksekutif memiliki komitmen, integritas, serta transparansi yang sama dengan pemerintah pusat dalam mengelola program bernilai miliaran rupiah tersebut.

“Program besar dari Presiden harus diimbangi dengan kesiapan dan niat mulia perangkat di daerah. Pengelolaan KDKMP harus transparan dan akuntabel, agar perputaran ekonominya benar-benar dirasakan oleh masyarakat bawah,” pungkas Ali Masykur.

Penulis: Marshelina
✅ Editor: Redaksi