UNT Al-Muafa Sampang Bedah Peran AI di Era Digital
SAMPANG • Universitas Nazhatut Thullab (UNT) Al-Muafa Sampang membahas dampak besar AI bagi masa depan kuliah dan dunia kerja.
Diskusi krusial ini dikemas dalam International Guest Lecture bertajuk “Harnessing Artificial Intelligence (AI) for Research”, Sabtu (5/9/2026).
Forum akademik ini menghadirkan Dirjen Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek RI, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani.
Selain itu, hadir pula akademisi asal Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Assoc. Prof. Ts. Dr. Shukor Sanim Mohd Fauzi.
Prof. Najib menegaskan, AI bukan lagi sekadar tren teknologi masa depan. Menurutnya, Teknologi ini telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari.
“Merambah sektor pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga pemerintahan,” ujarnya.
Ia menilai, dunia sedang mengalami pergeseran peradaban yang sangat mendasar.
“Jika Revolusi Industri dulu menggantikan tenaga fisik, AI kini menggantikan cara manusia berpikir, mengambil keputusan, dan berinovasi,” tuturnya.
Oleh karena itu, Prof. Najib menyatakan, Kementerian terus mendorong pembukaan program studi baru yang sesuai dengan kebutuhan kerja masa depan.
“Kami minta prodi yang ada segera mengintegrasikan teknologi dan AI ke dalam pembelajaran,” imbuhnya.
Perkembangan teknologi yang begitu pesat ini, menurutnya, telah membawa dunia akademis pada situasi disorienting dilemma.
Fenomena ini meredefinisi tata cara belajar, pola interaksi dosen dan mahasiswa, hingga pemaknaan kreativitas melalui pemanfaatan AI prompting.
“Sistem pembelajaran di perguruan tinggi saat ini dituntut untuk lebih fleksibel, adaptif, dan transformatif agar mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.
Prof. Najib mengingatkan, reputasi perguruan tinggi tidak lagi diukur dari megahnya infrastruktur fisik.
Daya saing kampus kini ditentukan oleh keunikan (uniqueness), serta keunggulan spesifik yang ditawarkan.
“Kami percaya UNT Al-Muafa mampu berkontribusi nyata meningkatkan kualitas SDM di Madura, khususnya Sampang,” tambahnya.
Merespon hal itu, Rektor UNT Al-Muafa Sampang, Zairina Muafi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para narasumber.
“Kami berharap, materi yang disajikan mampu membuka wawasan civitas akademika dalam menghadapi era AI dan robotik,” tuturnya.
Zairina menegaskan, komitmen UNT Al-Muafa terus menghadirkan program studi yang adaptif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurut eks anggota DPR RI ini, langkah strategis dilakukan melalui penguatan sinergi bersama Kemdiktisaintek RI.
“Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, melalui sektor pendidikan berkualitas dengan biaya kuliah terjangkau,” pungkasnya.
✅ Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi


