BPBD Maksimalkan Dropping Air Bersih 10 Tangki Perdesa Di Sampang Yang Terkena Dampak Kering Kritis

- Jurnalis

Jumat, 29 September 2017 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Meski di Sampang beberapa hari ini dituruni hujan, tapi nampaknya warga masih sulit untuk mendapatkan air. Pasalnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) setempat masih melakukan dropping air bersih ke desa yang terkena dampak kering kritis, meski dropping air tersebut belum sepenuhnya.

Kepala BPBD Sampang Anang Djunaidi mengatakan, dari 42 desa yang dinyatakan kering kritis, hanya 30 desa yang mendapatkan bantuan air bersih masih dalam tahap pertama. Sementara 12 Desa yang belum di bantu di wilayah Kecamatan Karang Penang.

“Kami akan membantu maksimal perdesa 10 tangki air bersih, dan saat ini perdesa masih mendapatkan satu tangki air bersih. Ada 30 Desa yang didroping air berih dari 42 desa yang kekeringan, 12 desa tersebut berada diwilayah Kecamatan Karang Penang Sampang,” ujarnya, Jum’at (29/09/2017).

Baca Juga :  Mahfud MD dan Mantan Teroris Mengisi Seminar Pancasila di UTM, Ini yang di Sampaikan

Anang menambahkan, pihaknya mendroping air bersih dalam kategori kering kritis yakni jarak rumah dengan asumber air jauhnya sepanjang tiga kilo meter.

“Mereka yang kami dropjng jauhnya Tiga kilo meter dari lokasi air, lokasi air yg dimaksud jauh dari sumur, pompa air dan pipa PDAM, kita proitaskan yang kekeringannya parah,” ungkapnya. (zis/har)

Berita Terkait

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok
Kupas Tuntas Tiga Biang Keladi Residivisme

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terbaru

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB