Jaka Jatim Bongkar Data Pengguna Jampersal di Sampang Ganda

- Jurnalis

Selasa, 22 Mei 2018 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Program Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang terkait pelayanan Jaminan Persalinan (Jampersal) dari tahun 2017 hingga 2018 mulai disorot dan di pertanyakan LSM Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) Koordinator Daerah Sampang, Madura.

Persoalan Jampersal tersebut disampaikan oleh Jaka Jatim Korda Sampang pada saat melakukan audiensi bersama dengan Komisi IV DPRD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang yang bertempat di ruangan Komisi Besar DPRD Sampang, Selasa (22/05/2018).

Usai audiensi Jaka Jatim Korda Sampang, Sidik mengatakan, anggaran Jampersal di Kabupaten Sampang tidak mencerminkan mendekatkan ibu hamil dan ia menduga hanya terkesan untuk serapan anggaran saja, tetapi untuk manfaatnya tidak ada di masyarakat.
Data pengguna Jampersal di Sampang setelah dicek, ada satu orang datanya bisa muncul sampai lima kali.

Baca Juga :  Inspektorat Audit Kasus Honor BPD Karang Gayam

“Kami menduga ada manusia di Sampang ini bisa melahirkan sampai lima kali dalam satu tahun. Sementara jawaban yang disampaikan dari pihak Dinkes Sampang kurang memuaskan karena jawabannya secara normatif saja,” cetusnya.

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Asrul Sani mengatakan, Jampersal ini sudah melalui mekanisme yang ada karena itu dari Bidan Desa lanjut ke Puskesmas dan kemudian ke Rumah Sakit.

Baca Juga :  Sertijab Bupati-Wabup Pamekasan, Terima Kasih Fattah Djasin

“Data dan angka pengguna Jampersal ganda tersebut pihaknya belum melihat secara pasti. Bisa jadi data ganda ada pasien datang ke rumah sakit, mereka masuk ke UGD dan pelayanan apa yang diterima selanjutnya masuk ke ruang operasi antara tanggal 4 dan tanggal 10, kemudian masuk ruang icu,” tandasnya.

Perlu diketahui bahwa anggaran Jampersal di Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Tahun 2017 saja kurang lebih  Rp. 1,2 milyar sedangkan di Tahun 2018 naik menjadi Rp. 2,3 milyar. (adi/har)

Berita Terkait

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB