Sungai Pembatas Desa Kacok – Rombuh Jadi Sasaran Pembuangan Sampah

- Jurnalis

Sabtu, 30 Juni 2018 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) – Kebiasaan hidup bersih dan sehat, termasuk membuang sampah pada tempatnya masih menjadi hal sulit oleh dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Bahkan, kebiasaan membuang sampah sembarangan masih lebih sering terlihat, seperti yang terlihat di sungai pembatas Desa Kacok dam Rombuh, Palengaan, Pamekasan.

Bahrullah, Warga Desa Kacok menyayangkan kebiasaan buruk tersebut, karena hal itu dinilai bisa mencemari sungai dan lingkungan yang ada di sekitarnya.

Pria yang akrab disapa Bahrul tersebut kepada Rega Media News menuturkan, jika kebiasaan membuang sampah sembarangan tersebut tidak hanya dilakukan oleh warga sekitar

“Sampah itu dibuang dengan cara dilempar dari atas jembatan. Terkadang, orang yang membuang sampah naik sepeda motor, setelah itu langsung pergi,” tutrnya, Sabtu (30/06/2018) saat melihat kondisi sungai.

Baca Juga :  Dampak Hujan, Harga Garam Di Sumenep Menurun

Pria yang berprofesi sebagai Guru tersebut berharap, agar ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Pamekasan, agar sungai tersebut tidak lagi menjadi sasaran pembuangan sampah.

“Sehingga nantinya sungai ini bisa kembali bersih dan enak dilihat, apalagi jembatan ini akses utama Palengaan – Pamekasan, sehingga yang melintas tidak merasa terganggu, akibat sungai yang tercemar ini,” harapnya. (bor)

Berita Terkait

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok
Kupas Tuntas Tiga Biang Keladi Residivisme

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terbaru

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB