Ini Cara KKN Mahasiswa UTM Berbagi Pengetahuan Kepada Warga Desa

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juli 2018 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, (regamedianews.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik kelompok 36 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, salah satunya di Desa Soket Dajah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, mengenai pelatihan pertanian hydroponic.

Pantauan regamedianews.com, kegiatan KKN yang dikemas dalam acara sosialisasi kepada masyarakat tersebut dilaksanakan dikediaman Kepala Desa Soket Dajah, Bangkalan, Sabtu (28/07/2018).

“Hydroponic merupakan salah satu budidaya menanam dan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan nutrisi bagi tanaman,” jelas Wahdatun Novi Risfianti saat menjadi pemateri dalam sosialisasi itu.

Baca Juga :  Pengamanan PSU Pilkada, Polres Sampang Siapkan 4.000 Porsonel

Menurutnya, dalam proses penanaman menggunakan media hydroponic mampu mengembangkan masyarakat. Contohnya seperti bahan-bahan yang diperlukan, cara penanaman menggunakan hydroponic dan bagaimana cara merawat tanaman hydroponic.

“Bagi warga Desa Soket Dajah, penanaman menggunakan media hydroponic merupakan suatu hal yang sangat baru bagi mereka. Disamping itu, antusias warga dapat terlihat saat proses tanya jawab. Sebagian besar warga berantusias bertanya mengenai penanaman hydroponic,” ungkapnya.

Disamping itu, lanjut remaja putri yang kerap dipanggil Novi, ibu PKK (istri kades, red) juga menyampaikan bahwa sangat berharap agar para warga Desa Soket Dajah mampu mengembangkan penanaman sayuran dengan media hydroponic, sehingga dapat memanfaatkan lahan yang kosong dan bagi warga yang tidak mempunyai lahan kosong mereka dapat tetap menanam sayuran hydroponik.

Baca Juga :  Corona, Rapid Test 16 ASN Pemkab Sampang Reaktif

“Dengan adanya acara pelatihan ini diharapkan dapat membantu dan memberikan pengetahuan kepada para warga, khususnya warga Soket Dajah dalam penanaman menggunakan media hydroponic,” pungkasnya. (sbd/har)

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB