Ini Jumlah Desa di Pamekasan Yang Ikuti Pilkades Serentak Usai Pemilu 2019

- Jurnalis

Senin, 3 Desember 2018 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Pamekasan, (regamedianews.com) – Pada tahun 2019, ada beberapa kabupaten di Pulau Madura yang bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak, diantaranya yakni Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.

Berdsarkan informasi yang dihimpun regamedianews.com, di Kabupaten Sumenep ada sebanyak 227 desa yang bakal melaksanakan pesta demokrasi ditingkat desa (Plkades, red). Sedangkan untuk Kabupaten Pamekasan dengan jumla 93 desa.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pamekasan, Muttaqin mengatakan, dari catatan Pilkades serentak pertama tahun 2015 sebanyak 71 desa, tahun 2017 sebanyak 13 desa, sedangkan tahun 2019 jumlahnya lebih banyak yakni 93 desa.

Baca Juga :  Pemkab Sampang Berharap Arahan Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya Bawa PSU Kondusif

Baca juga Di Pamekasan, Ada 90 Desa Yang Akan Laksanakan Pilkades Serentak 2019

“Jadi pada tahun 2019 jumlah desa yang melaksanakan Pilkades lebih banyak dari pada tahun sebelumnya. Sementara untuk masa jabatan kades yang akan melaksanakan pilkades serentak beragam, mulai bulan Mei, Juni dan Juli,” terangnya, Senin (03/12/2018).

Muttaqin menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan kapan pelaksanaan pilkades serentak tersebut. Namun, berdasarkan rencana awal, bahwa pesta demokrasi desa itu akan digelar setelah Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan tanggal 27 April 2019.

Baca Juga :  Pelantikan PAW, Juhari Resmi Jadi Anggota DPRD Sampang

Baca juga Usai Pemilu 2019, Pemkab Sumenep Bakal Laksanakan Pilkades Serentak

“Waktu pelaksanaannya setelah Pemilu 2019 mendatang. Sementara kami nanti akan angkat penjabat kades apabila masa jabatannya tidak sampai kepada pelaksanaan pilkades. Karena di desa tidak boleh sampai ada kekosongan kepemimpinan,” pungkasnya. (bor/ff)

Berita Terkait

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB