Tangis Haru dan Takbir Sambut Putusan MK Di Jakarta

- Jurnalis

Rabu, 5 Desember 2018 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H.Slamet Junaidi dan H.Abdullah Hidayat saat keluar dari pintu samping MK.

H.Slamet Junaidi dan H.Abdullah Hidayat saat keluar dari pintu samping MK.

Jakarta, (regamedianews.com) – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang benar-benar ditunggu oleh masyarakat, terutama masyarakat Sampang.

Terbaru, Rabu (05/11/2018) Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk menolak semua yang diajukan oleh pemohon. Dalam hal ini pasangan H.Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap), Mahkamah Konstitusi mengesahkan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dilakukan oleh KPUD Sampang sebagaimana amar putusan yang diperintahkan MK.

Baca juga Sidang Putusan MK Akan Digelar Besok, Pihak Pemohon, Termohon dan Pihak Terkait Diperkirakan Hadir

Dengan demikian pasangan H.Slamet Junaidi dan H.Abdullah Hidayat (Jihad) adalah pasangan yang unggul, berdasarkan hasil rekapitalasi KPUD Sampang dan akan ditetapkan sebagai bupati Sampang periode 2018-2023.

Baca Juga :  DPRD Pamekasan Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Mendengar pembacaan putusan yang disampaikan oleh hakim MK Anwar Usman, puluhan pendukung, kolega dan keluarganya yang telah menantikan di luar ruang sidang gedung Mahkamah Konstitusi langsung menyambut haru, bahkan ketika pasangan calon nomor urut 1 tersebut yakni H.Slamet Junaidi dan H.Abdullah Hidayat keluar dari gedung MK, tangis haru dan takbir langsung menyambut keduanya, hingga pintu samping MK terlihat sesak dipenuhi para keluarga dan pendukungnya yang berebut untuk berucap selamat.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Dinkes Bangkalan Temukan Produk Kadaluarsa 

Baca juga Suasana di Gedung MK Saat Sidang Putusan Sengketa Pilkada Sampang

“Alhamdulillah akhirnya disahkan hasil pemilihannya, selamat ya!,” ujar wanita yang enggan disebut namanya tersebut sambil menuju H. Slamet Junaidi.

Sementara seraya pasangan calon Jihad terus digiring menuju halaman gedung MK untuk menyampaikan keterangan persnya, gema takbir terdengar sebagai ungkapan rasa syukur atas putusan MK tersebut.(adi/rud)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB