Berharap Ada Perbaikan, Perempuan Sebagai Buruh Cuci di Cimahi Ini Bertahan Dirumah Tak Layak Huni

- Jurnalis

Kamis, 10 Januari 2019 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah Tati Rustati saat ini, tepatnya di  Jl. Margamulya RT 06 RW 01, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Kondisi rumah Tati Rustati saat ini, tepatnya di Jl. Margamulya RT 06 RW 01, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Cimahi, (regamedianews.com) – Berawal informasi dari Andry Irma Megawaty warga Cisangkan saat dirinya bertandang ke rumah rekannya di Margamulya, Kota Cimahi, menginformasikan via by phone pada regamedianews.com bahwa ada warga setempat yang rumahnya sudah hampir roboh

Lokasi yang dimaksudkan Jl. Margamulya RT 06 RW 01, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, bersama saudara perempuannya tinggal dalam satu rumah yang sudah tidak layak huni. Posisi atap rumah sebagian hampir roboh, kekhawatiran hal-hal yang tidak diinginkan bisa terjadi, jika hal tersebut tidak segera ditanggulangi.

Baca Juga :  Begini Cara Kader Bela Negara Bakesbangpol Pamekasan Bentuk Karakter dan Kedisiplinan

Baca juga Jusuf Kalla Berikan Penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Kepada Cimahi

Pemilik rumah tersebut, Tati Rustati usia (60 th) pekerjaan sebagai buruh cuci, gosok dan beres-beres rumah. “Saya tinggal bersama saudara perempuan, sejak orang tua diberikan kepercayaan ijin tinggal oleh Komando Militer sekitar tahun 1958,” ungkap Tati saat diwawancara regamedianews.com.

Tati juga mengungkapkan, dalam kesehariannya sebagai buruh cuci, gosok dan beres-beres rumah dan pekerjaan sudah dilakukannya dari usia belia. Dalam terakhir ini, ia jarang mendapatkan pekerjaan, karena mungkin faktor usia. Hasil pekerjaannya sekitar Rp 40-50rb, tergantung orang yang memberi.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Kelompok 62 UTM Berdayakan Potensi Lokal Hingga Bernilai Ekonomis

Baca juga Tiga Atap Kelas SDN Jelgung 2 Ambruk, Kepsek Berharap Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

“Saya berharap, semoga ada uluran tangan dari pihak berwenang yang mau membenahi atap rumah saya, karena walau bagaimanapun selalu ada rasa cemas jika sewaktu-waktu bisa roboh. Semoga itu tidak terjadi,” tuturnya. (agil)

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB