HIPMI Sampang Kunjungi Pusat Unggulan IPTEK Garam UTM Bangkalan

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2019 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moh.Salim saat berada di Unijoyo Bangkalan Selasa (18/6/19).

Moh.Salim saat berada di Unijoyo Bangkalan Selasa (18/6/19).

Bangkalan, (regamedianews.com) – Aanjloknya harga garam menjadi perhatian serius pengurus Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Sampang. Hal ini di tunjukkan dengan berkunjung ke Pusat Unggulan Iptek (PUI) Garam Universitas Trunojoyo Madura, Selasa (18/06/2019).

Kunjungan pengurus pengusaha muda asal Sampang kali ini diisi dengan sharing dan diskusi terkait Potensi Garam Madura, dan bagaimana mengatasi anjloknya harga garam rakyat di pasaran.

Baca juga 4 Kandidat Siap Berebut Nahkoda HIPMI

Dr. H. Agus Romadhan, SP, MSi selaku wakil ketua PUI Garam UTM mengaku senang dan mengapresiasi atas kunjungan Pengurus HIPMI Sampang.

Baca Juga :  Gomes; Madura United Tampil Maksimal Saat Jamu Mitra Kukar

“Kami senang dan mengapresiasi atas kunjungan Pengurus HIPMI Sampang untuk membangun sinergitas, antara kami selaku lembaga pendidikan dengan pengusaha selaku pelaku usaha di daerah”, ujar dosen ilmu kelautan ini.

Sementara Moh.Salim Ketua BPC HIPMI Sampang mengatakan, poin dari pertemuan tersebut adalah sebagai sedikit sentuhan saja agar produksi petani garam di Madura bisa memberikan nilai ekonomi lebih kepada petani garam.

Baca juga 4 Pengurus BPC HIPMI Sampang Nyaleg, Bendum ; Semoga Mereka Berhasil

“Poin dari pertemuan kali ini adalah novasi dan sedikit sentuhan terhadap garam hasil produksi petani Madura, sehingga bisa bernilai ekonomi lebih, tidak hanya di jual secara grosokan, sehingga hal ini bisa menjadi salah satu solusi anjloknya harga garam rakyat”, tuturnya.

Baca Juga :  Senam Sehat Bersama PIPAS Jawa Timur

Dalam kesempatan kali ini pihak PUI UTM menunjukan produk hasil inovasi garam, salah satunya adalah Garam Spa, garam fortifikasi, garam rich minerals.

“Satu bungkus garam fortifikasi ini bisa dijual dengan harga 250.000 rupiah, ayo mungkin ada pengusaha HIPMI yang mau menjadi investor untuk komersialisasi produk kami”, pungkas Agus sambil menunjukkan kemasan garam fortifikasi seberat 100 gram. (sfn/rd)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB