Bupati Nelson Siap Santuni Kuliah Dinda, Mahasiswa Poltekes Yang Viral di Medsos

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2019 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gorontalo (Nelson Pomalingo).

Bupati Gorontalo (Nelson Pomalingo).

Limboto, (regamedianews.com) – Viralnya soal penculikan anak bernama Dinda Toniyo dimedia sosial, yang berlanjut pada permintaan maaf mahasiswi karena sesusungnya kejadian itu merupakan drama dari mahasiswi tersebut. Atas kejadian itu, mengundang empati Bupati Nelson Pomalingo.

Belum lama ini Nelson menyampaikan akan siap memberikan bantuan atas biaya kuliah Dinda, jika hanya persoalan materi itu yang membuat dirinya takut untuk kembali kerumah.

Baca juga KPK Akan Periksa Harta Kekayaan Pejabat Jawa Timur, Termasuk Bupati Bangkalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yaa, anak itu adalah rakyat saya. Maka saya berkeinginan akan membantu biaya kuliahnya, agar tak perlu lari seperti itu. Kan kasian”, tukas Nelson, Selasa (09/07/2019).

Baca Juga :  Sengketa Lahan Tak Selesai, Warga Protes PT GLP Tanjung Karang

Apalagi dalam info yang berkembang, tidak baliknya Dinda kerumah, karena terbebani dengan biaya kuliah dan sama sekali karena beban itu, Ia (Dinda-red) tak ingin menyusahkan kedua orang tuanya.

“Ya, kabarnya begitu. Berangkat dari tak ingin orang tuanya susah, maka anak itu memilih kabur, hingga viral dimedia sosial”, papar Nelson.

Oleh karena itu, Nelson dalam waktu dekat ini akan mengundang dinas terkait, hingga bersamaan pula mengundang pihak orangtua atau kerabat Dinda untuk membicarakan masalah ini.

Baca Juga :  Bupati Aceh Selatan Kunjungi BKSDA Terkait Penanganan Gajah

Baca juga Nota Jawaban Bupati Bangkalan Terhadap PU Fraksi, Legislatif: Semoga Bisa Direalisasikan

“Kasihan, punya semangat untuk sekolah, hanya karena begitu, memilih untuk kabur apalagi berhenti. Sebagai pemimpin rakyat, saya iba dengan yang begitu. Makanya Saya akan bantu agar Dinda kuliah lagi,” tutup Bupati.

Sebelumnya dikabarkan mahasiswi Poltekes Dinda Toniyo ini viral didunia maya melalui status seorang temannya yang mengatakan Dinda hilang. Namun, belakangan itu hanya sandiwara, yang dibuatnya karena ia memilih untuk tak kuliah lagi, agar tidak membebani kedua orang tuanya. (onal)

Berita Terkait

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 12:02 WIB

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Jumat, 28 November 2025 - 08:38 WIB

Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB