PPNI, Perawat Yang Menangani Pasien Covid-19 Wajib Dirapid Test & Swab

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2020 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD PPNI Kab. Aceh Selatan (Fakhrijal) saat memberikan arahan kepada para perawat yang menangani Covid-19.

Ketua DPD PPNI Kab. Aceh Selatan (Fakhrijal) saat memberikan arahan kepada para perawat yang menangani Covid-19.

Aceh Selatan || Rega Media News

Bentuk kepedulian terhadap sesama perawat ditengah pandemi Covid-19 ditunjukan oleh Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Aceh Selatan.

Kepedulian tersebut ditunjukkan terhadapa perawat yang bertugas di ruangan Covid-19 BLUD RSUD Yuliddin Away Tapaktuan. Tak hanya itu, PPNI juga memberikan bantuan uang poding kepada perawat yang bertugas diruangan tersebut.

“Ini adalah merupakan bentuk kepedulian kami terhadap sesama sejawat, sekaligus memberikan semangat dan motivasi dalam menangani pasien yang dinyatakan positif Covid-19,” ujar Ketua DPD PPNI Kab. Aceh Selatan Fakhrijal, Senin (13/7/20).

Menurutnya, dengan adanya bantuan ini dapat sedikitnya bermanfaat bagi para sejawat kita yang bertugas di ruangan Isolasi Covid-19 RSU Yuliddin Away Tapaktuan.

Baca Juga :  LSM Formak Desak DPRK Aceh Selatan Lakukan Pengawasan Komprehensif Terkait Data Penerima Bansos Covid-19

“Kita berikan semangat kepada kawan-kawan perawat yang mempertaruhkan nyawanya demi tugas mulia ini. Kami juga mengingatkan para perawat yang bertugas dalam penanganan Covid-19 di RSUD Yuliddin Away Tapaktuan itu tetap selalu menjaga kesehatan dan selalu cuci tangan usai melakukan tindakkan serta menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang ada,” tandasnya.

Para Pengurus PPNI juga berharap, setelah selesai bertugas lebih kurang 2 bulan, para perawat wajib isolasi mandiri dirumah, juga dilakukan rapid test dan pengambilan swab, untuk memastikan apakah mereka tertular dengan Covid-19.

Baca Juga :  Warga Sampang Keluhkan Tersendatnya Penyaluran BLT DD Tahap II

“Kalau ada keluhan lain, tolong disampaikan kepada kita. Karna PPNI ini adalah wadah dan rumah kita bersama dimana tempat perlindungan para perawat. Untuk perawat Covid-19 yang usai bertugas harus mengisolasi mandiri dirumah selama 14 hari,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang perawat yang bertugas di ruangan Isolasi Covid-19 mengatakan, berharap untuk Tim Pencegahan dan Penanganan Infeksi (PPI) yang sudah dibentuk di RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, agar dapat turun untuk melihat dan memastikan kondisi kelayakan ruangan, serta melihat sterilnya alat-alat yang ada di ruangan Covid-19. “Sehingga kami perawat yang sedang bertugas lebih nyaman,” pungkasnya. (Asmar Endi)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB