Dugaan Penganiyaan Terhadap Pasangan Yang Lagi ‘Bercinta’ di Sidoarjo Bermotif Cinta Segitiga

- Jurnalis

Selasa, 9 Februari 2021 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka J saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo.

Tersangka J saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo.

Sidoarjo || Rega Media News

Kasus penganiyaan yang terjadi Sabtu malam (6/2/21), terhadap pasangan kekasih usia senja yang sedang melakukan hubungan suami istri dikamarnya akhirnya menemukan titik terang.

Peristiwa yang terjadi dikamar rumah sang janda berinisial S, di Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur, itu ternyata bermotif cinta segi tiga.

Sang janda, S (56 th) diduga memiliki hubungan dengan J (57 th) yang saat ini digelandang polisi karena telah melakukan penganiyaan kepada korban yang lagi dimabuk asmara.

Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian bergerak meringkus J, yang merupakan warga Desa Ganggang Balongbendo itu berhasil diringkus di kawasan Gresik bersama motor korban yang saat itu dibawanya.

Baca Juga :  Bandar Sabu Asal Robatal Ditangkap Reskoba Sampang

Hal itu disampaikan oleh Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Wahyudin Latif, Senin (8/2/21), saat release kepada media.

“Kerja keras tim kami pelaku berhasil kami tangkap di Gresik. Saat ia kabur menggunakan motor korban. Pelaku sebelumnya sering menjalin hubungan dengan korban yakni S,” ujarnya.

Peristiwa tersebut bermula saat M (56 th) pada Sabtu malam, bertandang kerumah S yang merupakan janda usia lanjut, dirumah janda tersebut akhirnya keduanya memadu asmara layaknya suami istri.

J yang diduga merupakan kekasih S mengetahui rencana hubungan keduanya, terbukti walau saat itu kondisi rumah sudah dikonci, namun J yang telah hafal situasi rumah tersebut berhasil menyelinap masuk hingga kekamar dimana pasangan S dan M sedang berpacu penuh keringat tanpa sehelai benangpun ‘bercocok tanam’.

Baca Juga :  Legislatif Sentil Pelayanan Puskesmas Camplong

“Layaknya pasangan yang sedang dimabuk asmara. Kedua pasangan udzur tersebut memadu kasih di dalam kamar,” paparnya.

Melihat kekasihnya sedang bergulat mesra, api cemburupun langsung menyala tak terkontrol hingga membakar amarah J yang saat itu langsung mengambil linggis dan menghujamkan berkali-kali kepada kedua pasangan itu.

“Waktu bercinta, dugaan keduanya dianiaya oleh pelaku. Korban menjerit dan mengundang warga sekitar rumah untuk datang dan memberikan pertolongan,” imbuhnya.

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, J harus meringkuk dibalik jeruji besi, sementara kedua pasangan mendapatkan perawatan medis. (Ftr)

Berita Terkait

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang
Reserse Sampang Gagalkan Penyelundupan Arak Bali
Penganiaya Guru Tugas di Sampang Ditangkap, Jakfar Sodik Apresiasi Kinerja Polisi
Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang
Pasutri Pengedar Sabu di Bangkalan Digerebek Polisi Saat Nyabu
Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!
Terlilit Hutang, Wanita Asal Bojonegoro Nekat Curi Motor di Sampang
Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:12 WIB

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:10 WIB

Penganiaya Guru Tugas di Sampang Ditangkap, Jakfar Sodik Apresiasi Kinerja Polisi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:26 WIB

Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:17 WIB

Pasutri Pengedar Sabu di Bangkalan Digerebek Polisi Saat Nyabu

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:57 WIB

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Berita Terbaru

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, meninjau langsung perbaikan jalan Desa Pasanggar secara swadaya masyarakat, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Feb 2026 - 22:43 WIB