DPRD Bangkalan Minta Kepsek Naikkan Honor Guru Sukwan

- Jurnalis

Selasa, 16 Februari 2021 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan (Nur Hasan) bersama anggotanya (H. Subaidi) usai melakukan sosialisasi kenaikan gaji guru non PNS di SDN Kemayoran, Bangkalan.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan (Nur Hasan) bersama anggotanya (H. Subaidi) usai melakukan sosialisasi kenaikan gaji guru non PNS di SDN Kemayoran, Bangkalan.

Bangkalan || Rega Media News

Komisi D DPRD Bangkalan meminta Gaji pegawai guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) non PNS atau guru sukarelawan di Kabupaten Bangkalan di naikkan.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi D, Nur Hasan. Menurutnya, kesejahteraan guru honorer harus diperhatikan oleh masing masing semua Kepala Sekolah. Dengan menyesuaikan jumlah siswa di masing masing sekolah.

Menurut Nur Hasan, gaji guru non PNS selama ini terbilang sangat kecil. Tercatat data yang diterima pihaknya di salah satu sekolah masih ada gaji yang 200 ribu, 250 ribu perbulan. Padahal, guru non PNS menurut Nur Hasan juga merupakan salah satu tenaga pendidikan yang memiliki dedikasi untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Jadi kami melakukan sosialisasi dan mendorong terhadap kepala sekolah agar menaikkan gaji guru honorer,” ucapnya, usai melakukan sosialisasi kenaikan gaji honorer di SDN Kemayoran 1, selasa, (16/02/21).

Baca Juga :  Tak Genap Setahun, Proyek Pokmas di Sampang Rusak

Karena menurutnya, perluasan gaji atau menaikkan gaji guru non PNS itu sudah di atur dalam Permendikbud Nomer 19 tahun 2020. Disebutkan bahwa belanja pegawai itu harus diperluas sampai 50%.

“Jadi kami ini termasuk gerakan seruan moral karena memang didalam ketentuan permendikbud no.19 bahwa belanja pos itu harus di perluas sampai pada 50% belanja khususnya untuk gaji pegawai guru non PNS,” ungkapnya.

Pihaknya juga menegaskan, pada pencairan triwulan pertama di maret tidak ada perubahan setelah di evaluasi ternyata tidak ada kenaikan. Maka, pihaknya akan melakukan sosialisasi yang lebih khusus dengan cara memanggil kepala-kepala.

“Karena kalau seperti itu berarti nyata-nyata muridnya di atas seratus tapi tidak ada positif inpek atas kunjungan kami. Kami akan sosialisasi di 18 korwil dan saat ini masih baru tujuh. Nanti setelah selesai keliling, hasilnya akan kami evaluasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Akibat Longsor, Sejumlah Warga Tapaktuan Tinggal di Tenda Pengungsian

Sementara itu, Korwil SDN Kecamatan Bangkalan, Djatim mengaku menyambut positif inisiatif anggota Komisi D selaku mitra Dinas Pendidikan, agar honor pada guru non PNS lebih di perhatikan.

“Teman-teman kepala sekolah menanggapi positif tergantung sikon di sekolah masing masing, karena kedaan sekolah dan guru tidak sama ada yang banyak dan ada yang sedikit, termasuk jumlah siswa yang berpengaruh juga,” ucapnya.

Akan tetapi, menurutnya, Kepala Sekolah sudah mendapat masukan dari DPR untuk tujuan yang baik karena meningkatkan gaji guru honorer.

“Disamping itu, kami para kepala sekolah juga berharap agar pemerintah daerah memperhatikan,” pintanya. (sfn/sms)

Berita Terkait

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Berita Terbaru

Caption: tengah, Ketua DPD Partai NasDem Sampang Surya Noviantoro, berdampingan dengan Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, disela acara pendidikan politik, (dok. foto istimewa).

Politik

Ikhtiar DPD Partai NasDem Sampang Cetak Kader Berintegritas

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:05 WIB

Caption: BPBD Sampang tampak didampingi anggota DPRD dan Kades saat menyerahkan bantuan logistik kepada lansia di Desa Nyeloh, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:49 WIB

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB