Kapolsek Benowo: Menjaga Kondusifitas Perlu Campur Tangan Tokoh Agama

- Jurnalis

Kamis, 25 Maret 2021 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Benowo pose bersama dengan sejumlah tokoh agama.

Kapolsek Benowo pose bersama dengan sejumlah tokoh agama.

Surabaya || Rega Media News

Kompol Enny Prihatin Rustam merupakan seorang perwira perempuan yang beberapa hari ini resmi ditugaskan sebagai pimpinan Sektor Benowo, jajaran Polrestabes Surabaya.

Sejak Kompol Enny Prihatin Rustam menjabat sebagai Kapolsek Benowo, dirinya terus berupaya menjalin sinergitas dengan semua kalangan, termasuk para tokoh agama yang ada di wilayahnya.

Demi menjalin sinergitas dengan para sesepuh yang ada di wilayah, dirinya mengundang para tokoh ulama dan tokoh agama untuk hadir dalam rangka menjalin silaturrahmi.

Baca Juga :  BPD dan Tomas Kedungdung 'Sentil' Camat, Tolak Pergantian PJ Kades

Dari pantauan wartawan, saat itu kedatangan para tokoh agama dan ulama disambut langsung didepan musholla Al Ikhlas di Mapolsek Benowo.

Enny menjelaskan, tanpa campur tangan para Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Agama (Toga), dalam menjaga kondusifitas wilayah hukum Polsek Benowo, tentunya sulit terwujud.

“Luas wilayah kita tidak sebanding dengan jumlah personel. Maka dari itu, peran aktif masyarakat, baik tokoh masyarakat maupun tokoh agama memiliki peranan yang penting dalam menjaga kondusifitas wilayah,” ucapnya.

Baca Juga :  Aktivasi Anjungan PHE-12 Diharapkan Dongkrak Produksi Migas

Enny berharap, dengan semakin meningkatnya sinergitas dengan para tokoh agama, selain dapat menjaga wilayah Kecamatan Benowo tetap kondusif, dapat menjaga moral, etika dan religius masyarakat Benowo.

“Insha Allah, dengan bantuan beliau-beliau (tokoh agama dan tokoh masyarakat), wilayah hukum Polsek Benowo akan tetap aman terkendali dan tidak ada gangguan yang berarti,” pungkasnya.

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB