Poltas Akhiri Pelatihan Kerajinan Pengolahan Batu Marmer dan Granit

- Jurnalis

Jumat, 9 April 2021 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politeknik Aceh Selatan gelar penutupan kegiatan pelatihan kerajinan pengolahan batu marmer dan granit.

Politeknik Aceh Selatan gelar penutupan kegiatan pelatihan kerajinan pengolahan batu marmer dan granit.

Aceh Selatan || Rega Media News

Politeknik Aceh Selatan (Poltas) resmi menutup kegiatan pelatihan kerajinan pengolahan batu marmer dan granit, dalam rangka pemberdayaan tenaga kerja berdasarkan potensi ekonomi kewilayahan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Kegiatan tersebut telah resmi ditutup Fajri epala Disnakermobduk Aceh. Acara berlangsung di halaman kampus Politeknik Aceh Selatan, Kamis (08/04/21) kemarin.

Acara dimulai sejak tanggal 02 Maret sampai dengan 08 April 2021 dengan 240 jam pelatihan. Adapun sumber dana kegiatan dari APBA Disnakermobduk Aceh di ikuti 20 peserta yang berasal dari wilayah potensi batu marmer dan granit yaitu para pemuda dari Kecamatan Samadua.

Kegiatan ini merupakan wujud dari implementasi kerjasama antara Dinas Disnakermobduk Aceh, Politeknik Aceh Selatan dan Disnakertransduk Aceh Selatan yang ditanda-tangani beberapa waktu yang lalu di Banda Aceh.

Pelatihan ini dikelola Politeknik Aceh Selatan sebagai tuan rumah dengan menghadirkan 4 orang instruktur internal kampus.

Selama proses pelatihan, para peserta dibagi kedalam 5 kelompok terdiri dari 4 orang. Dimana per kelompok membuat produk meja sudut dan kotak tisu dan untuk tugas pribadi membuat gelas dan gantungan kunci dari batu marmer atau granit.

Baca Juga :  Dugaan Bunuh Diri di Jembatan Suramadu Terjadi Lagi

Beberapa teknik pembuatan aneka kerajinan tersebut, dilatih dengan teknik membubut, sehingga menghasilkan produk gelas batu, dan teknik pemotongan dengan mesin gerinda berupa meja sudut dan tempat tisu, serta gantungan kunci.

Direktur Politeknik Aceh Selatan Muhammad Yasar dalam sambutannya mengatakan, melalui pelatihan yang berlangsung satu bulan tersebut mampu menyiapkan SDM siap pakai di bidang pengolahan batu marmer yang potensi ketersediaannya melimpah di daerah.

“Outcome yang kita tuju adalah munculnya klaster ekonomi baru yang mampu menggerakkan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat dan kerjasama lintas sektoral dan dinas terkait untuk mewujudkan keberlanjutan kegiatan pemberdayaan,” Yasar.

Sementara itu, Fajri Kepala Disnakermobduk Aceh mengatakan, produktivitas bisa ditingkatkan melalui investasi fisik berupa mesin maupun peralatan kerja lainnya.

“Peningkatan sumber daya manusia sangat menentukan keberlangsungan sebuah usaha, dengan membuka pola pikir yang terbuka dengan melihat peluang yang ada secara efektif dan efisien,” tuturnya.

Baca Juga :  Lantik 843 PPS, Ini Pesan Ketua KPU Bangkalan

Ditempat yang sama Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran yang dibacakan asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Darisman mengatakan, dengan kegiatan pelatihan ini outputnya harus mampu melahirkan kader-kader industri yang dapat mengangkat perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan potensi daerah.

“Salah satunya pengolahan batu marmer dan granit menjadi aneka kerajinan tangan yang bernilai ekonomis, karena saat ini bakunya sangat melimpah di daerah kita,” tandasnya Darisman.

Lanjutnya, pihaknya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Poltas yang telah memfasilitasi kegiatan ini hingga berakhir agenda pelatihan.

“Tentunya, kepada para peserta pelatihan kami ucapkan terimakasih atas ketekunan dan keseriusan selama proses pelatihan berlangsung, semoga ilmu yang didapat dikembangkan kembali dikampung halamannya dan terus mengalir potensi diri. Karena Aceh Selatan dianugerahi dengan potensi batu marmer dan granit yang cukup besar,” pungkas Darisman.

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB