Warga Lhokeutapang Aceh Selatan Keluhkan Pelayanan PDAM Tirta Naga

- Jurnalis

Jumat, 4 Juni 2021 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesin pompa air milik warga Lhokeutapang yang tersambung dengan pipa saluran PDAM Tirta Naga.

Mesin pompa air milik warga Lhokeutapang yang tersambung dengan pipa saluran PDAM Tirta Naga.

Aceh Selatan || Rega Media News

Sejumlah warga Lorong II Gampong Lhokeutapang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, keluhkan pelayanan manajemen PDAM Tirta Naga.

Hal itu disampaikan sejumlah warga tersebut kepada regamedianews.com, Jumat (04/06/21).

Menurut Marzuki, salah satu warga Dusun II Gampong Lhokeutapang, membeberkan pokok persoalan yang dialami dirinya dan warga yang lain selama ini.

Baca Juga :  Sosialisasi Stunting, Satgas TMMD Kolaborasi Dengan Dinkes Sampang

“Terkait susahnya naik air ke tempat mereka, di lorong II Gampong Lhokeutapang, terpaksa warganya membeli mesin pompa air, supaya dalam menyuplai air dari bawah tidak ada kendala,” bebernya.

Sebelumnya, kata Marzuki, warga yang tinggal di lorong II sudah pernah menyampaikan keluhannya kepada Direktur PDAM Tirta Naga, Cut Maisara, tapi tanggapannya tidak jelas.

Baca Juga :  Masyarakat Aceh Selatan, Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir ?

“Kami sangat kecewa kepada pihak PDAM Tirta Naga, jika perlu Bupati Aceh Selatan segera mengevaluasi kinerjanya, yang dinilai tidak mampu mengangkat manajemen PDAM Tirta Naga,” cetusnya.

Sementara itu, saat Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan, Cut Maisara, dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak ada jawaban.

“Di hubungi via chatt WhatsApp juga tidak dibalas,” pungkas Marzuki.

Berita Terkait

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terbaru

Caption: Camat Sampang Aminullah menyampaikan sambutan dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Selasa, 3 Feb 2026 - 07:18 WIB

Caption: Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi didampingi Kasi Humas Ipda Agung Intama, saat diwawancara awak media, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Terekam CCTV, Maling Motor Penjaga Warung Madura Ditangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 22:56 WIB

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sumenep tunjukkan barang bukti kasus pembunuhan pria bersarung berinisial M, (sumber foto. Polres Sumenep).

Hukum&Kriminal

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 18:41 WIB