Jalan Rusak Akibat Proyek, PDAM Surabaya Tutup Mata

- Jurnalis

Senin, 25 Oktober 2021 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: tampak bekas tanah galian proyek penggalian pipa PDAM berserakan.

Caption: tampak bekas tanah galian proyek penggalian pipa PDAM berserakan.

Surabaya || Rega Media News

Sudah dua pekan berlalu, proyek perbaikan pipa PDAM di Jl. Kapasan Surabaya, telah usai dikerjakan. Namun sayang, rampungnya perbaikan pipa PDAM tersebut, membuat jalan yang setiap harinya padat dengan kendaraan, menjadi rusak tanpa perbaikan.

Dari pantauan awak media yang tergabung di Team Elang, seusai pelaksanaan proyek perbaikan pipa, Jl. Kapasan dibiarkan mangkrak. Dilihat, bekas lubang perbaikan pipa PDAM, hanya ditutup dengan sirtu bekas galian proyek tersebut.

Bahkan, disalah satu sudut jalan, tumpukan sirtu bekas galian PDAM dibiarkan, tanpa ada upaya pembersihan. Hanya dipasang palang bertuliskan PDAM EMERGENCY.

Baca Juga :  Marak Aksi Kriminalitas di Sampang, Satreskrim Aktifkan Kring Serse

Tentunya hal ini sangat disayangkan, jalan yang rusak dan hanya ditutupi dengan sirtu tersebut, membuat pengendara terutama pengendara roda dua mengalami kecelakaan, karena ban sepeda motor mengalami selip.

Dari keterangan salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, pada hari Kamis (22/10/2021) pagi, sempat terjadi kecelakaan sepeda motor karena bannya selip.

“Untung tidak parah mas. Hanya jatuh saja. Kasihan, yang jatuh orangnya sudah tua. Ya semoga saja jalan ini segera diperbaiki dengan diaspal mas,” ucapnya.

Baca Juga :  Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Sementara saat awak media menghubungi Sekretaris PDAM Bambang Eko Sakti (BES), melaporkan adanya kerusakan jalan akibat dari galian perbaikan pipa PDAM di Jl. Kapasan dengan mengirimkan foto jalan yang rusak melalui pesan singkat WhatsApp.

“Terimakasih atas informasinya mas,” ucapnya singkat melalui pesan WhatsAppnya, Jum’at (22/10/2021) siang.

Namun sayang, pada hari Senin (25/10/2021) pagi, jalan tersebut, masih belum diperbaiki. Bahkan masih dalam kondisi yang sama tanpa ada sentuhan dari pihak PDAM. Tentunya sangat disayangkan, dimana hal yang dapat membahayakan masyarakat tersebut, tidak direspon dengan cepat.

Berita Terkait

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat
Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial
Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi
Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC
Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan
Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas
Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 17:28 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas

Senin, 26 Januari 2026 - 08:29 WIB

Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:30 WIB

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:22 WIB

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:37 WIB

Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, sampaikan sambutan dalam Musrenbang RKPD 2027 di Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas

Senin, 26 Jan 2026 - 17:28 WIB

Caption: prosesi pengukuhan pengurus Jurnalis Muda Pamekasan di area Monumen Arek Lancor, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat

Senin, 26 Jan 2026 - 08:29 WIB

Caption: Ketua MUI Sampang KH.Itqan Bushiri menyampaikan sambutannya dalam agenda ta'aruf dan konsolidasi pengurus, (dok. foto istimewa).

Daerah

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Minggu, 25 Jan 2026 - 18:30 WIB

Caption: Fitrih Anisah mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Sampang, (dok. foto istimewa).

Opini

Membaca Kasus Kajari Sampang Tanpa Romantisme Kekuasaan

Sabtu, 24 Jan 2026 - 23:18 WIB