Pemkab Sampang Sosialisasi Diseminasi Indeks Inovasi Daerah

- Jurnalis

Kamis, 12 Mei 2022 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Bupati Sampang (H. Slamet Junaidi) saat menyampaikan sambutannya dalam sosialisasi Diseminasi Indeks Inovasi Daerah. (Doc: Prokopim Pemkab Sampang).

Caption: Bupati Sampang (H. Slamet Junaidi) saat menyampaikan sambutannya dalam sosialisasi Diseminasi Indeks Inovasi Daerah. (Doc: Prokopim Pemkab Sampang).

Surabaya || Rega Media News

Bertempat di Hotel Santika Surabaya, Bupati Sampang H Slamet Junaidi bersama Wakilnya H Abdullah Hidayat dan Sekdakab Sampang H Yuliadi Setiyawan membuka sosialisasi Diseminasi Indeks Inovasi Daerah Pemerintah Kabupaten Sampang, Rabu (11/5/2022).

Sosialisasi tersebut turut menghadirkan narasumber dari Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Kemendagri Drs. Matheos Tan dan Balitbang Kemendagri Isman.

Serta diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang, sebagai upaya memberikan kontribusi positif terhadap inovasi daerah.

Kepala Bappelitbangda Sampang Ir. Hj. Umi Hanik Laila menyampaikan, sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, bahwa inovasi menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Kami mengundang seluruh OPD, termasuk Camat dan RSUD untuk memberikan gambaran terkait dengan sistem penilaian Indeks inovasi daerah sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya bahkan juga mengundang perwakilan Kemendagri sebagai bentuk keseriusan untuk mencapai predikat Pemerintah Kabupaten terinovatif.

Baca Juga :  Rombak Struktur Organisasi, PWS Bakal Buat Gebrakan Baru

Sebelumnya, pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2021 yang digagas Kemendagri, Pemkab Sampang meraih rangking 23 Nasional dengan total 66 inovasi yang dicapai.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan, ia berharap inovasi yang digagas oleh OPD akan berdampak outcome yang bagus dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Sejak awal kepemimpinan, kami berkomitmen dan menekankan kepada seluruh OPD untuk membuat program yang berdasarkan asas manfaat,” tutur orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sampang.

Bahkan, kata bupati yang akrab disapa Aba Idi, pihaknya tak segan-segan untuk mengikuti proses mulai pra hingga pembahasan RKA seluruh OPD demi terciptanya program tepat sasaran dan berinovasi.

“Jika dulu dianggarkan baru membuat program, saat ini dibalik membuat program terlebih dahulu baru kita beri anggarannya agar seluruh OPD memiliki motivasi untuk melakukan inovasi,” ungkapnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Aba Idi berharap akan ada tindak lanjut yang dilakukan oleh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Kecamatan sebagai proses evaluasi setiap tahunnya.

Baca Juga :  Tak Merasa Transaksi, Saldo Rekening Guru Penerima Tunjangan Fungsional di Sampang Raib

“Penilaian Indeks inovasi daerah, juga menjadi salah satu dasar bagi pemerintah pusat, untuk memberikan alokasi dana insentif daerah kepada pemerintah daerah, serta sebagai salah satu variabel dalam perhitungan tambahan penghasilan pegawai,” tandasnya.

Menurutnya, inovasi juga menentukan tingginya saing suatu daerah, serta menjelaskan bahwa perlu adanya inisiatif untuk berinovasi oleh seluruh komponen pemerintah daerah hingga lapisan masyarakat.

“Kami berkomitmen bersama yang disertai dengan perubahan pola pikir dan motivasi yang kuat serta konsistensi, untuk melakukan perbaikan secara terus-menerus dalam rangka peningkatan pelayanan publik dilingkungan Pemkab Sampang,” pungkasnya.

Aba Idi juga berkeinginan ada perubahan nyata di Kepemimpinannya, bahkan masing-masing OPD diwajibkan untuk memiliki minimal lima program inovasi.

“Punishment untuk OPD yang kurang inovatif TPPnya dipotong lima persen, ini merupakan bentuk keseriusan kami untuk menciptakan program inovatif yang bermanfaat kepada masyarakat sebagai percepatan pelayanan publik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB