Forkopimda Aceh Selatan Kirimkan Perangkap Harimau

- Jurnalis

Rabu, 1 Februari 2023 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: saat pengiriman Perangkap Harimau (foto/amr)

Caption: saat pengiriman Perangkap Harimau (foto/amr)

Aceh Selatan,- Insiden serangan harimau terhadap dua orang petani yang terjadi di Kawasan Hutan Simpali Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu 1 Februari 2023. Telah menghebohkan warga setempat.

Pasalnya, kejadian serupa baru saja menimpa empat orang Tim Raider FKL yang sedang melaksanakan aktivitas patrol di kawasan tersebut pada Senin 30 Januari lalu.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Aceh Selatan bersama dengan Forkopimda melakukan tindakkan cepat untuk melindungi warga setempat dengan mengirimkan perangkap harimau di kawasan hutan simpali.

Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran dalam rilis kepada Theacehpost.com, mengatakan hal ini dilakukan untuk merespon kejadian yang telah meresahkan masyarakat di kecamatan Kluet Tengah ini.

Baca Juga :  Musim Rawan Bencana, Bupati Bangkalan Imbau OPD dan Masyarakat Siap Siaga

“Dalam hal ini kami, menghimbau agar warga setempat untuk tetap tenang, dan untuk sementara waktu agar menghentikan aktifitas di kawasan hutan atau perkebunan, untuk menghindari terjadinya kembali insiden penyerangan harimau,” ucapnya.

Selain itu, Tgk Amran juga mengajak warga setempat dan masyarakat Aceh Selatan untuk sama-sama berdoa agar upaya-upaya yang telah dan akan terus dilakukan dalam rangka menjaga keselamatan masyarakat dari serangan harimau.

Baca Juga :  Rutan Sampang Perkuat Sinergi Dengan TNI

“Semoga usaha kita dalam memasang perangkap di kawasan hutan simpali dapat membuahkan hasil. Sehingga seluruh warga setempat dapat beraktifitas kembali seperti biasa,” ungkapnya.

Adapun, pengiriman perangkap (Box Trap) dari Dermaga Jambur Teka Gampong Lawe Melang, menuju Kawasan Hutan Simpali, dengan jarak tempuh diperkirakan satu jam.

Turut dihadiri yakni, Asisten Pemerintahan Sekdakab, Kamarsyah, S.Sos. MM, bersama unsur Forkopimda terdiri dari, Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Helmy Ariansyah, SE Kapolres Aceh Selatan, Nova Suryandaru, S.IK., beserta Camat dan unsur Muspika Kluet Tengah.

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB