Forsa Sentil KPU Sampang Profesional Soal Pilkada

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: berlangsungnya audiensi aktivis Forsa Hebat dengan sejumlah komisioner KPU Sampang, (dok. regamedianews).

Caption: berlangsungnya audiensi aktivis Forsa Hebat dengan sejumlah komisioner KPU Sampang, (dok. regamedianews).

SAMPANG,- Forum Sampang (Forsa) Hebat, mewarning Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat soal Pilkada 2024.

Hal itu terlihat, saat aktivis Forsa dan sejumlah LSM dengan awak media, audiensi ke kantor KPU Sampang, Kamis (31/10) pagi.

Dalam audiensinya, mereka mendesak KPU agar profesional dan netral dalam kontestasi Pilkada Sampang.

Mengingat sebelumnya, terkait pelanggaran oknum badan adhoc diduga berstatus pengurus parta politik, namun dibiarkan.

“Sampai saat ini tidak ada kejelasan, padahal laporan masuk sudah beberapa bulan lalu,” ujar Nor Hasan ketua Forsa Hebat.

Bahkan, pihaknya geram atas penanganan KPU dinilai lamban, dalam memproses laporan yang sudah disodorkan.

Baca Juga :  Seorang Ibu di Surabaya Tega Bunuh Anak Kandungnya

“Permasalahan kecil tidak terselesaikan, apalagi permasalahan besar,” ketus mantan aktivis gabungan Pandawa Lima ini.

Hasan menegaskan, KPU jangan berharap Pilkada Sampang berjalan damai, jika hal kecil tidak bisa diselesaikan.

“Terlebih dalam peta wilayah Pemilukada, Kabupaten Sampang masuk kategori zona merah,” ungkapnya.

Namun meski demikian, ia berharap Pilkada Sampang tetap berjalan aman kondusif, dengan catatan KPU bekerja profesional.

“Jika tidak profesional, ketua Forsa Hebat akan menjadi orang pertama yang akan mengepung kantor KPU,” tegas Hasan.

Sementara menurut ketua KPU Sampang Aliyanto, semuanya juga menginginkan Pilkada berjalan dengan damai.

Baca Juga :  Kota Cimahi Pastikan Akan Lakukan PPKM Berskala Mikro

“Oleh karena itu, kita menerapkan slogan Akor Selanjengah (akur selamanya), bersikap profesional dan tidak berpihak ke paslon manapun,” ujarnya.

Menyikapi dugaan pelanggaran oknum badan adhoc, kata Aliyanto, ia tidak mengetahui adanya laporan tersebut.

“Kalau memang ada, kami akan proses, memanggil dan minta klarifikasi pelapor serta terlapor, kita juga hati-hati dalam bekerja,” ucapnya.

Dilain sisi, ungkap Aliyanto, pihaknya siap menerima koreksi dan masukan dari rekan-rekan aktivis, LSM dan media.

“Apabila kita dinilai melanggar PKPU, jika dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), itu hak mereka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB